Arah Mata Angin

Pada zaman dahulu, para pelaut dan pendaki gunung kerap memanfaatkan keberadaan arah mata angin untuk memuluskan jalan mereka ketika melakukan tracking di tengah-tengah alam.

Sebenarnya, apa sih pengertian dari arah mata angin? Mengapa bisa begitu penting?

Pengertian dari Arah Mata Angin

Secara luas, point of the compass atau arah mata angin adalah sebuah material untuk menunjukkan posisi atau sudut tertentu bagi mereka, yang menginginkan informasi tentang suatu tata letak secara pasti.

Sedangkan pengertian secara khusus adalah petunjuk bagi seseorang yang hendak mencari serta menentukan arah pada suatu lokasi/tempat.

Mungkin bagi sebagian orang, hal-hal seperti ini dilewatkan karena dianggap kurang canggih atau keakurasiannya begitu rendah.

Namun bagaimana apabila tempat yang dipijak rupanya masih tergolong pedalaman dan pelosok? Nah di sinilah fungsi penunjuk arah.

Dimaksudkan agar kita tidak tersesat di suatu daerah yang belum diketahui sebelumnya.

Ternyata ada segudang manfaat yang bisa kita peroleh ketika mengetahui arah mata angin serta seluk beluknya lho!

Jenis-jenis Arah Mata Angin

For your information, asal-usul arah mata angin tidak bisa disepelekan begitu saja, karena pengaruhnya untuk wilayah Indonesia juga besar.

Seperti misalnya penentuan posisi negara kita yang masuk ke dalam lingkup Asia Tenggara, Korea Selatan di Asia Timur, Srilanka di Asia Selatan, dan Saudi Arabia di Asia Barat.

Di Indonesia sendiri juga berfungsi untuk menentukan letak geografis sejumlah pulau mulai dari Sumatera hingga Irian Jaya.

Mungkin Anda bertanya-tanya, kok bisa ya segitu banyaknya arah bisa ditentukan hanya dengan arah mata angin? Jawabannya yaitu karena ada beragam arah yang ada pada kompas atau mata angin.

Dahulunya, ada sekitar 32 total arah, kemudian dibuat dalam nama dan jumlah sedikit ke 16 lalu diringkas kembali jadi 4 bagian.

Namun secara umum yang sering kita gunakan ada 8 nama dan kini akan diurai satu per satu secara detail secara lengkap.

1. Arah Mata Angin Utama atau Primer

arah mata angin bali
Sumber foto: tpdal.co.uk

Ada empat nama arah mata angin utama yang diajarkan saat kita bersekolah di bangku Sekolah Dasar karena dianggap paling mudah diingat dan lebih cepat dipelajari.

Apa saja?

  • Utara
  • Timur
  • Selatan
  • Barat

Patokan bumi yang kita ketahui dan jadi rujukan umum hingga sekarang adalah utara.

Sebab, berputar layaknya gerak jarum jam, bergerak dari titik paling atas, ke kanan, bawah lalu kembali lagi ke atas.

Keempat titik ini juga dikenal dengan kutub Utara yang bersimbol (U) sebagai titik pusat karena dianggap paling sentral, sehingga menjadi standarisasi untuk mengembangkan arah yang lain.

Seperti halnya yang kita lihat pada kompas.

U-T-S-B atau N-E-S-W (North – East – South – West).

Arah Mata Angin Lanjutan (Sekunder)

arah mata angin.com
Sumber foto: en.wikipedia.org

Lompat dari empat arah utama, kini kita ke arah mata angin lanjutan atau sekunder yang berjumlah 8 nama.

Fungsi dari bentuk sekunder ini adalah menciptakan suatu titik atau letak sebuah lokasi secara spesifik, sehingga lebih mudah dikenali atau diidentifikasi.

Mengapa begitu? Karena jarak antara Utara dan Timur, Selatan dan Barat masih sangat jauh dan ada berbagai ruang yang bisa diisi lagi.

Jadi kalau kita tersesat, arah tersebut bisa memberikan informasi lebih detail.

Nah, dasar itulah yang menyebabkan dibuatnya definiis lanjutan ini.

Sesuai dengan nada lagunya yang diajarkan saat kita duduk di Bangku Sekolah dasar kelas 4, arah bisa dimulai dari

  • Timur
  • Tenggara
  • Selatan
  • Barat daya
  • Barat
  • Barat laut
  • Utara
  • Timur laut

Karena keempat arah utama sudah dijelaskan, maka celticstown akan menjabarkan yang lainnya mulai dari

1. Tenggara (South East)

Titik atau letak tenggara berada di antara Timur dan Selatan, lebih tepatnya pada sudut atau pojok kanan bawah.

2. Bara Daya (South West)

Titik atau letak Barat Daya berada di tepat antara Selatan dan Barat.

Kita bisa meihatnya pada arah sudut atau pojok bawah sebelah kiri.

3. Barat Laut (North West)

Kalau titik atau letak Barat Laut berada di antara Barat dan Utara.

Keberadaan ada di sebelah sudut atau pojok kiri bagian atas.

4. Timur Laut (North East)

Terakhir adalah Timur Laut yang berada di antara titik Utara dan Timur.

Pada kompas atau peta, posisinya berada di sudut atau pojok kanan atas sebelah kanan.

Bagaimana, mudah dipahami kan?

Arah Mata Angin Detail

arah mata angin bahasa inggris
Sumber foto: tpdal.co.uk

Arah mata angin detail merupakan dua kali lipatnya jumlah posisi sekunder sebanyak 8 nama, sehingga menjadi 16 letak sudut.

Versi detail ini mungkin jarang kita jumpai di bangku sekolah, terutama Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.

Mengapa demikian? Karena jarang sekali dimanfaatkan apalagi digunakan sehari-hari, terlebih dalam ilmu geografi pengantar.

Kendati begitu, pada profesi tertentu atau masuk ke pembahasan khusus dalam bidang ilmu pengetahuan umum, pembahasan arah yang detail cukup diperlukan dan beberapa kali dibahas.

Karena 8 sudut sudah dipaparkan pada poin sebelumnya, maka tambahan yang lain bisa disimak sebagai berikut:

1. Utara – Timur Laut (UTL)

2. Utara – Barat Laut (UBL)

3. Barat – Barat Laut (BBL)

4. Barat – Barat Daya (BBD)

5. Selatan – Barat Daya (SBD)

6. Selatan – Tenggara (STG)

7. Timur – Tenggara (TTG)

8. Timur – Timur Laut (TTL)

Sama dengan nama-nama sebelumnya seperti Tenggara, Barat Daya, Barat Laut, dan Timur Laut, letak kedepalan posisi di atas berada di antara sudut yang disebutkan.

Misalnya Timur – Timur Laut (TTL), maka letaknya berada di antara Timur dan Timur Laut.

Begitu pula seterusnya.

Mudah dipahami sekali, bukan? Kita lanjut yuk!

Arah Mata Angin Kompleks

arah mata angin cad
Sumber foto: CNdAjIN.com

Serupa dengan poin sebelumnya, kali ini arah mata angin kompleks merupakan dua kali lipatnya versi detail yang berjumlah 16, sehingga jika dijabarkan menjadi 32 bagian.

Tentu saja kompleksitasnya lebih tinggi dan terbilang agak ruwet bagi mereka yang masih tahap belajar.

Apalagi untuk berkegiatan setiap hari atau pelajaran di sekolah, ke-32 arah mata angin ini sangat jarang digunakan.

Namun, bagi sejumlah jajaran professor atau lingkup pembelajaran ilmu geografi lanjutan, 32 arah sangatlah dibutuhkan.

Apa fungsinya? Untuk mencatat suatu posisi dengan keakurasiannya yang sangat tinggi.

Lebih akurat daripada sebelum-sebelumnya yang pernah ada.

Apabila diuraikan lebih dalam lagi, maka bisa kita kenali 16 nama (16 arah mata angin pertama sudah dibahas pada poin sebelumnya) berikut:

1. Utara – Utara – Timur Laut (U-UTL) berada di antara sisi Utara dan Utara Timur Laut.

2. Utara – Utara – Barat Laut (U-UBL) berada di antara sisi Utara dan Utara Barat Laut.

3. Barat Laut – Utara Barat Daya (BL-UBL) berada di antara sisi Barat Laut dan Utara Barat Laut.

4. Barat Laut – Barat – Barat Laut (BL-BBL) terletak di atara sisi Barat Laut dan Barat Barat Laut.

5. Barat – Barat Laut (B-BBL) berada di antara sisi Barat dan Barat Barat Laut.

6. Barat – Barat Daya (B-BBD) berada di antara sisi Barat dan Barat Barat Daya.

7. Barat Daya – Barat  Barat Daya (BD-BBD) berada di antara sisi Barat Daya dan Barat Barat Daya

8. Barat Daya – Selatan Barat Daya (BD-SBD) berada di antara sisi Barat Daya dan Selatan Barat Daya

9. Selatan – Selatan Barat Daya (S-SBD) berada di antara sisi Selatan dan Selatan Barat Daya.

10. Selatan – Selatan Tenggara (S-STG) berada di antara Selatan dan Selatan Tenggara.

11. Tenggara – Selatan Tenggara (TG-STG) berada di antara sisi Tenggara dan Selatan Tenggara.

12. Tenggara – Timur Tenggara (TG-TTG) berada di antara sisi Tenggara dan Timur Tenggara.

13. Timur – Timur Tenggara (T-TTG) berada di antara sisi Timur dan Timur Tenggara.

14. Timur – Timur Timur Laut (T-TTL) berada di antara sisi Timur dan Timur Timur Laut.

15. Timur Laut – Timur Timur Laut (TL-TTL) berada di antara sisi Timur Laut dan Timur Timur Laut.

16. Timur Laut – Utara Timur Laut (TL-UTL) berada di antara sisi Timur Laut dan Utara Timur Laut.

Terkesan sangat ribet atau ruwet yah kalau dibaca secara sepintas? Namun, walaupun begitu ada banyak manfaat yang nanti bisa dirasakan sendiri saat kita melakukan penelitian di tempat-tempat yang sangat jauh dari ingar bingar perkotaan bahkan pedesaan.

Arah Mata Angin Dalam Bahasa Inggris

Beberapa nama umum dalam Bahasa Inggris sudah ditulis di atas, tetapi kami akan memeparkannya lebih detail dari versi arah angin utama sampai tingkat kompleks!

1. 4 Arah Mata Angin Utama (4 Cardinal Directions or 4-Wind Compass Rose)

Terdiri dari:

  • Utara (North)
  • Timur (East)
  • Selatan (South)
  • Barat (West)

2. 8 Arah Mata Angin Sekunder (8 Intercardinal Winds atau Ordinal atau 8-Wind Compass Rose)

Bahasa Inggrisnya adalah sebagai berikut

  • Tenggara (Southeast)
  • Barat Daya (Southwest)
  • Barat Laut (Nortwest)
  • Timur Laut (Northeast)

3. 16 Arah Mata Angin Detail (8 Half Winds or 16- Wind Compass Rose)

8 bagian yang terdetail jika dibahasainggriskan, maka akan menjadi:

  • Utara – Timur Laut (UTL) atau north-northeast (NNE)
  • Utara – Barat Laut (UBL) atau north-nortwest (NNW)
  • Barat – Barat Laut (BBL) atau west-northwest (WNW)
  • Barat – Barat Daya (BBD) atau west-southwest (WSW)
  • Selatan – Barat Daya (SBD) atau south-southwest (SSW)
  • Selatan – Tenggara (STG) atau south-southeast (SSE)
  • Timur – Tenggara (TTG) atau east-southeast (ESE)
  • Timur – Timur Laut (TTL) atau east-northeast (ENE)

4. 32 Arah Mata Angin Kompleks (sixteen quarter-winds or 32-compass rose)

Makin ke sini mungkin tampak membingkungkan.

Nah, triknya agar mudah diketahui serta dihafalkan adalah kita harus mengingat di luar kelapa dulu nama-nama dalam Bahasa Inggrisnya mulai dari arah angin utama, disusul dengan lanjutan, kemudian detail, lalu disambungkan dengan nama-nama sebelumnya.

Nanti jadinya akan seperti ini:

  • Utara – Utara Timur Laut (U-UTL) / north by east (NbE)
  • Utara – Utara Barat Laut (U-UBL) / north by west (NbW)
  • Barat Laut – Utara Barat Laut (BL-UBL) / northwest by north (NWbN) 
  • Barat Laut – Barat Barat Laut (BL-BBL) / west by north (WbN)
  • Barat – Barat Barat Laut (B-BBL) / northwest by west (NWbW)
  • Barat – Barat Barat Daya (B-BBD) / west by south (WbS)
  • Barat Daya – Barat Barat Daya (BD-BBD) / southwest by west (SWbW)
  • Barat Daya – Selatan Barat Daya (BD-SBD) / southwest by south (SWbS) 
  • Selatan – Selatan Barat Daya (S-SBD) / south by west (SbW)
  • Selatan – Selatan Tenggara (S-STG) / south by east (SbE) 
  • Tenggara – Selatan Tenggara (TG-STG) / southeast by south (SEbS)
  • Tenggara – Timur Tenggara (TG-TTG) / southeast by east (SEbE)
  • Timur – Timur Tenggara (T-TTG) /  east by south (EbS)
  • Timur – Timur Timur Laut (T-TTL) /east by north (EbN)
  • Timur Laut – Timur Timur Laut (TL-TTL) / northeast by east (NEbE)
  • Timur Laut – Utara Timur Laut (TL-UTL) / northeast by north (NEbN)

Cara Menentukan Arah Mata Angin

1. Trik menentukan arah mata angin dengan memakai kompas bidik

arah mata angin clip art
Sumber foto: bukalapak.com

Trik atau cara yang paling umum digunakan dan diketahui banyak orang adalah menggunakan kompas bidik.

Kompas bidik merupakan penunjuk yang berfungsi untuk mengetahui suatu titik tertentu terhadap arah utara maupun selatan dengan memanfaatkan daya magnetis secara otomatis.

Untuk mempraktikkan cara pemakaiannya pun tergolong mudah.

Pertama-tama, kita buka tutup kompas dan pastikan tutup atau covernya tegak berada di posisi yang sejajar dengan bumi.

Kedua, coba tariklah komponen lingkaran cincinnya dengan jempol.

Ketiga, perlahan masukkanlah ruas ibu jari tangan kanan ke dalam lingkaran cincin tadi.

Pastikan kembali bahwa posisi telunjuk tangan sudah simetris atau sejajar, lalu diikuti dengan memegang bagian penutup tadi.

Sementara sisa jari selain telunjuk turut memegang covernya.

Keempat, biasakan lengan dalam keadaan lurus ke depan.

Kelima, lekatkan kompas ke arah depan mata.

Keenam, carilah patokan sebagai titik yang hendak dijadikan acuan, sehingga masih bisa dilihat secara jelas.

Misalnya, pada angka ke-60 maka disebut azimut 60 derajat.

Ketujuh, pastikan berpindah atau bergerak ke arah titik yang telah dibidik oleh kompas kita.

Terakhir, bidiklah arah atau titik selanjutnya secara terus menerus atau berulang.

Lakukan secara teliti dan tanpa ragu-ragu.

Perlu diketahui untuk informasi tambahan, komponen dalam kompas bidik harus kita ketahui terlebih dahulu seperti;

1. Visir, yakni lubang yang dilenngkapi kawat bertekstur halus untuk membidik objek.

2. Jarum Penjunjuk, adalah bagian yang berfungsi untuk menunjuk ara Utara magnet.

3. Dial merupakan bagian permukaan datar kompas yang diisi oleh barisan huruf atau angka sebagai penunjuk sekaligus pemberi keterangan pada mata angin.

4. Tutup dial atau cover yang memiliki sudut garis sebesar 45 derajat dan bisa kita putar.

5.  Kaca pembesar yang mampu berfungsi sebagai penjelas derajat kompas.

6. Alat penyangkut yang ada pada lingkaran cincin bisa dipakai untuk menyokong kompas saat digunakan untuk membidik.

Adapun kompas biasa atau sederhana sampai kompleks sekali pun, penggunannya tidak berbeda.

Kita hanya perlu menempatkannya di bidang atau ruang yang datar, boleh juga memegangnya.

Kemudian setelah itu, jarum atau arah mata angin akan bergerak menunjuk ke suatu kutub entah selatan atau utara.

Tunggulah sampai di mana titik jarum tersebut berhenti.

Kalau sudah menemukan titiknya, maka bisa dilihat apakah ke Utara, Selatan, Timur, atau Barat.

2. Trik menentukan arah mata angin dengan kompas

arah mata angin berguna untuk
Sumber foto: wikiHow

Kita juga bisa membuat kompas alternatif atau non-mekanik apabila berada di lokasi yang jauh dari kecanggihan teknologi, apalagi jika benda tersebut tertinggal di rumah.

Pertama, kita cari atau siapkan beberapa benda seperti jarum (bisa juga mengakalinya dengan silet), sedotan (bisa diganti dengan sedotan bekas, terpenting bisa mengapung dan ringan), mangkuk yang diisi oleh air (boleh juga diganti dengan cawan).

Jika bahan sudah siap, maka step pertama adalah menggosokkan jarum atau silet itu tadi ke permukaan tanah sampai yang kering sampai memperoleh gaya magnetis.

Hal tersebut karena bumi merupakan pijakan yang memberikan daya magnetik pada suatu benda.

Nah, langkah berikutnya adalah taruh silet atau harum pada sedotan (gabus juga diperkenankan), lalu biarkan mengapung di dalam mangkuk yang terisi air.

Tunggu sebentar sampai ada reaksi berupa pergerakan jarum di atas air.

Perhatikan arahnya, ke mana jarum bergerak, maka di sanalah letak yang posisi kita atau sebuah lokasi berada.

Saat ini, komponen seperti kompas juga bisa dibeli di berbagai toko online dengan harga yang sangat terjangkau.

Mulai dari Rp15 ribu hingga Rp35 ribu.

3. Cara menentukan arah mata angin dengan menggunakan bayangan tongkat

b.inggris arah mata angin
Sumber foto: wikiHow

Untuk memanfaatkan bayangan tongkat saat menentukan arah mata angin, maka yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kondisi cuaca saat itu, terutama terangnya sinar matahari.

Apabila musim sedang mendung dan cahaya mentari terhalang oleh awan, maka sulit untuk membaca situasi, terutama suatu titik lokasi tertentu.

Sebab yang kita andalkan di sini adalah pure matahari.

Namun, kalau ada maka kita bisa menyiapkan materialnya terlebih dahulu.

Pertama, siapkan tongkat kayu yang punya ketinggian antara 30-50 cm atau bakan lebih juga boleh dan batu.

Setelah itu, tancapkanlah ujung atau pangkal tongkat kayu (pilih salah satu bagian) ke tanah dengan posisi benar-benar tegak lurus, sehingga bisa menghasilkan bayangan yang kita inginkan.

Usai tertancap, buat sebuah tanda menggunakan batu, tepat di bagian ujung bayangan tongkat yang berdiri tegak tadi.

Tunggu dulu sebentar, kira-kira rentang antara 10-15 menit sampai mendapati bayangan dari matahari bergerak, yang artinya berpindah posisi.

Nah,  kalau sudah berilah tanda lagi pada ujung bayangan yang kedua menggunakan batu tadi.

Kali ini adalah tahap paling akhir, yakni kita perlu merekatkan antara bagian ujung bayangan sampai tercipta garis lurus.

Lalu bagaimana membaca arahnya? Begini, pada dasarnya bayangan tongkat atau benda itu selalu berpindah atau bergeser melawan cahaya matahari.

Oleh karena itu, garis yang sudah kita gambar akan menunjukan arah barat serta timur, yang merupakan titik awal akan menunjukkan bahwa itu merupakan arah barat dan sisi yang satu adalah timur.

Seperti halnya memanfaatkan matahari pada stupa yang ada di Candi Borobudur untuk mengetahui arah kiblat maupun yang lainnya.

Bagaimana, mudah kan?

4. Trik untuk menentukan arah mata angin dengan roda maupun cakra bayangan

arah mata angin dalam b arab
Sumber foto: thoughtCo

Sebetulnya, penggunaan trik ini hampir mirip bahkan persis dengan saat kita memanfaatkan tongkat dan batu.

Namun, perbedaannya terletak pada proses pengamatan gerak sinar matahari yang dianggap mampu menghasilkan titik baru lebih akurat.

Kataknlah bisa lebih tepercaya, tetapi memakan proses lebih lama karena menunggunya pun juga lumayan lama, bisa sampai setengah jam.

Bagaimana langkah menggunakan trik roda dan cakra bayangan?

1. Pertama, siapkan tongkat kayu dengan panjang 50 cm-120 cm, dua batu yang berukuran kecil (bukan kerikil), material runcing berukuran agak kecil, dan benang atau tali yang panjang.

2. Setelah komponen disiapkan, maka langkah kedua adalah langsung mempraktikkannya sebelum sore atau siang hari karena akan terasa sangat panas.

Dimulai dari menancapkan tongkat kayu ke tanah yang punya permukaan datar.

3. Setelah itu, letakkan salah satu batu di ujung bayangan tongkat.

4. Kalau sudah, maka tali disimpulkan dengan bagian yang runcing dan tiang, satunya ke batang yang runcing tadi, sisanya pada tiang.

Jadi untuk bisa sampai di tahap keempat ini, pastikan kalau panjang tali yang kita gunakan mencukupi ya, supaya mudah diikatkan ke bagian tertentu.

Terlebih lagi agar jangkauannya sampai ke titik batu yang ada di tanah.

5. Baru deh setelah itu bikin gambar dengan pola mengikuti lingkaran yang sudh terbentuk mengelilingi tiang.

Di sini titik pertama adalah batu, jadi gunakanlah bagian batang yang runcing dan sudah diikatkan pada tiang guna menciptakan potret lingkaran pada permukaan tanah.

6. Langkah keenam adalah perhatikan bagaimana bayangan yang tercipta dari mulai tiang  sampai kembali ke arah lingkaran dan mengenainya.

7. Ketika dua titik sudah dikaitkan atau dihubungkan sehingga dengan kata lain, garis lurus merupakan pengait antara batu 1 dan batu 2.

Batu pertama dan kedua biasanya mewakili sisi barat & timur,dengan rincian batu pertama adalah barat, batu kedua adalah timur.

8. Langkah kedelapan atau terakhir, cara menentukan arah utara dan selatan.

Secara garis besar, bagian sisi utara pastinya searah dengan gerak jarum jam yakni arah kanan alias barat, sedangkan selatan sudah pasti sejalan dengan sisi barat.

Bagaimana, mudah kan?

5. Trik untuk menentukan arah mata angin menggunakan navigasi bantuan lingkungan alam

arah mata angin b jawa
Sumber foto: wikiHow

Bantuan lingkungan alam yang dimaksud di sini adalah memanfaatkan material di sekitar kita seperti posisi matahari, cuaca, dan sejenisnya.

Trik untuk menentukan arah mata angin menggunakan navigasi bantuan lingkungan alam sangatlah mudah dan simple.

Hanya saja kita perlu mengetahui bagaimana cara-cara yang mesti dilakukan atau persiapannya.

Di proses ini, kita harus mempraktikannya ketika cahaya matahai tepat berada di atas keapala, ya kira-kira sekitar pukul 11.30 am – 14.oo pm.

Hal tersebut dikarenakan sinar mentari sudah layak atau bisa digunakan untuk menentukan mana ara utara dan selatan.

Kalau keduanya bisa terbaca, maka arah lain seperti barat dan timur pastinya juga mudah.

Akan tetapi harus diingat, bahwa arah mata angin hanyalah penunjuk yang sifatya bukan absolut, maksudnya saat kita berjalan atau berlari mengikuti arah sinar matahari di siang hari maka secara tidak langsung pijakan kita akan ke sisi utara, tetapi kalau kita melakukan sebaliknya maka otomatis akan terarahkan ke arah selatan.

6. Trik untuk menentukan arah mata angin menggunakan arah kuburan orang Islam

arah mata angin antara barat dan selatan
Sumber foto: wikimedia commons

Di dalam Islam, ketentuan kubur pun sudah diwajibkan bahwa bagian kepala diposisikan ke arah utara, sementara kaki ke bagian selatan.

Oleh karena itu, makam yang sering kita lihat sengaja didesain melintang dari selatan ke utara.

Tujuannya untuk memudahkan dalam memposisikan mayat.

Bagaimana cara menentukan arahnya? Sangat mudah, kita hanya perlu melihat di mana letak tulisan nisan yang ada di atasnya.

Tulisan pada nisan yang menjadi identitas si mayat pastinya arah utara, sementara bagian ujung adalah selatan.

7. Trik menentukan arah mata angin dengan mengamati pohon-pohon di sekitar

arah mata angin bahasa arab
Sumber foto: pexels.com

Tanpa kompas pun kita masih bisa memanfaatkan keberadaan pepohonan di lingkungan atau tempat sekitar.

Cara yang mesti dilakukan adalah perhatikanlah mana bagian pohon yang paling rindang atau subur.

Sebab, biasanya makin lebat suatu tumbuhan maka ia paling banyak dan sering mendapatkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis.

Kalau sudah menemukannya, sudah bisa dipastikan bahwa pohon tersebut biasa mengarah ke sisi bagian timur, di mana biasanya matahari mulai terbit dan menerangi bumi.

Selain itu, kita juga bisa meraba pohon dan rasakan, adaka bagian hangat dari tumbuhan tersebut? Sebab bagian yang agak panas atau hangat pastinya yang terakhir terkena panasnya sinar matahari.

Berati menandakan pohon tersebut mengarah ke barat, karena terakhir posisi matahari terbenam ada di sebelah barat.

Begitulah kira-kira penjelasan kali ini.

Semoga lengkap dan membantu untuk teman-teman yang sedang belajar memetakan suatu wilayah atau lokasi.

Leave a Comment