Daftar Pustaka

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia V, daftar pustaka adalah daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit, dan sebagainya yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku, dan disusun menurut abjad.

Pentingnya sebuah daftar pustaka bukan hanya menjadi acuan atau memuat kredibilitas dan validnya sebuah informasi, tetapi juga menghindarkan si penulis dari perihal plagiarisme serta pencurian hak karya tulis.

Biasanya, kita kerap memuat bagian ini pada halaman atau lembar terakhir dari suatu jurnal, karya tulis, artikel, dan sejenisnya.

Sejauh ini, ada beragam jenis style dalam menulis daftar pustaka bagi anak sekolah, terutama Mahasiswa.

Kira-kira, bagaimana ya penulisan yang betul dan sesuai dengan panduan? Simak yuk tata cara dan rangkumannya di bawah ini!

Cara Menulis dan Membuat Daftar Pustaka Beserta Contoh:

1. Cara Menulis dan Contoh Daftar Pustaka Sumber Buku

daftar pustaka pp 51 tahun 2009
Sumber foto: dokumentasi pribadi

Daftar pustaka untuk buku merupakan penulisan yang terbilang paling sederhana dan simple, karena tidak melibatkan banyak unsur lain seperti jurnal atau yang sejenisnya.

Pertama, Nama penulis. Hal pertama yang mesti kita tulis adalah nama sang pengarang atau penulisnya langsung. Kita lakukan secara urut, mulai dari; nama akhirnya terlebih dahulu, nama tengah atau depan, kemudian tulis tanda titik.

Jika penulis memilki gelar tertentu dalam bidang akademik, maka gelar tak perlu dikutsertakan. Jadi tidak perlu ditulis.

Lalu, apabila si pengarangnya atau penulis itu lebih dari satu dan kurang dari tiga partisipan, maka semua nama mereka boleh ditulis. Sebaliknya, jika lebih dari tiga, cukup inisial saja diikuti dkk atau ‘et al’ pada bagian belakangnya.

Kedua, tahun terbit. Usai menulis nama pengarang, seanjutnya adalah mencatat tahun terbit diikuti tanda titik di belakang.

Ketiga, judul. Untuk judul, ditulis miring (italic) atau bisa juga hurufnya ditebalkan (bold). Selain itu, judul juga bisa digarisbawahi (underline). Baru diikuti tanda titik (.) lagi.

Keeempat, kota penerbitan buku. Tulis nama kota tempat buku tersebut diterbitkan, kemudian beri tanda titik dua ( : ) dan disusul dengan nama penerbitnya. Baru diakhiri titik lagi.

Contoh daftar pustaka untuk buku mulai dari satu hingga lebih dari tiga pengarang sebagai berikut;

  • Hermansyah, Fajrin. 2017. Konspirasi Dunia dan Depopulasi. Jakarta: Tigakawan.
  • Chen, Jongdae K., and Chungha Dooyeon. 1999. An Expression to Show and Facial Detect Method. Seoul; Bing-Sa.
  • Suraman D., Suwandi., dan Mulyadi. 1990 Pengantar Ekonomi Bisnis. Jakarta: PT Gramedia.
  • Faisalrahman, G et al. 1982. Micro Economy. Yogyakarta: Balai Pustaka.

2. Cara Menulis dan Contoh Daftar Pustaka Sumber Koran/Majalah

daftar pustaka 6 pengarang
Sumber foto: dokumentasi pribadi

Hampir sama dengan buku, cara menulis daftar pustaka yang bersumber dari koran dan majalah ada tata caranya.

Namun perbandingan koran dan majalah tentunya berbeda, begini detailnya!

Koran terdiri dari:

1. Nama penulis harus ditulis pertama barulah diikuti tanda titik sebagai pemisah dengan tahunnya nanti.

2. Tahun publishing atau cetakan koran. Usai menulis nama penulisnya, maka langkah kedua adalah mencatat tahun koran pertama kali dicetak diikuti tanda titik di belakang lagi.

3. Judul artikal atau essai dalam koran yang hendak kita ambil. Untuk judul, ditulis miring (italic) dengan diawali huruf kapital pada huruf pertama setiap dalam kalimat.

4. Nama koran atau surat kabar. Tulislah nama Baru diakhiri titik lagi

5. Tanggal kapan koran tersebut diterbitkan atau dicetak (tanpa menyertakan tahun)

6. Halaman adalah yang paling terakhir diikuti oleh titik.

Contoh penulisan yang benar

  • Ilyas, Bern. 2019. Implementasi Ide Masyarakat terhadap Tata Kota Surabaya. RADAR SURABAYA. 25 Februari. Hal. 17
  • Anggun, Tara. 2018. Lukaku yang Membiru dalam Cermin. TRIBUN SUMATERA. 12 Februari. Hal 25.

Sedangkan untuk majalah, kita harus mencermati lebih detail, seperti:

1. Nama penulis dicatat seperti menuliskan daftar pustaka pada buku yakni dimulai dari nama akhir, tengah atau depan barulah titik.

2. Judul harus dibubuhi tanda petik sebagai pembuka dan penjelas.

3. Nama dari majalah itu sendiri ditulis menggunakan italic atau miring dan diikuti koma (,).

4. Tanggal berisi data berupa bulan dan tahun kapan majalah dipublis dan diterbitkan ke publik.

5. Terakhir adalah halaman yang ditulis paling akhir.

Sebagai contoh:

  • Hendarwan, M. Joshua. “Buka Diskusi Ruang Publik dengan Ide Baru”. Hidayatullah, 15 April.
  • Karteseuhchmn, Paul. “Artistic and Editorial Twist”. Ellama, 22 September 2018, hlm. 69-76.
  • Kurnia, Kafi., Jarwo., Emina. “Rumus Pemecah Stress dan Depresi.” Pikiran Rakyat, 27 Maret 2001, hlm. 46.

3. Cara Menulis dan Contoh Daftar Pustaka Sumber Jurnal, Makalah, dan Laporan

daftar pustaka hope 6th
Sumber foto: dokumentasi pribadi

Kita mulai dulu dari jurnal atau bisa dibilang ringkasan karya tulis ilmiah atau skripsi yang dipublikasikan online sebagai referensi bagi akademik terkait.

Daftar pustaka sumber jurnal biasanya sangat dicari dan dibutuhkan bagi kita yang hendak mengerjakan skripsi, thesis, dan sejenisnya.

Penulisan daftar pustaka bersumber dari jurnal;

1. Nama penulis harus dicatat sama dengan kita menulis referensi atau daftar pustaka dari buku yakni mulai dari nama akhir, tengah, baru nama depan.

2. Tahun publish atau ditulisnya jurnal. Usai menulis nama pembuatnya, maka langkah kedua yang mesti dilakukan adalah mencatat tahun yang tertera pada jurnal diikuti tanda titik di belakangnya.

3. Judul jurnal. Untuk judul, ditulis dengan awalan per katanya huruf kapital kecuali kata sambung dan diikuti tanda titik lagi. Namun juga bisa mengikuti salinan asli dari judul jurnal, apabila ia tidak diawali dengankapital per katanya, maka juga dituli seadanya tak masalah.

4. Nama Jurnal. Apa yang dimaksud dengan nama jurnal? Sebuah keterangan dari jurnal apakah termasuk dalam kategori tertentu seperti ekonomi dan bisnis, psikologi, dan sebagainya. Nah, yang nomor empat ini ditulis secara miring dan diikuti tanda titik.

5. Volume jurnal dan halaman. Biasanya (keterangan berupa angka) dan halaman ditulis mengikuti apa yang ada di jurnal itu sendiri, kemudian diikuti titik lagi.

Perhatikan contoh sebagai berikut:

  • Dephany, M., & Dhaisy, D. (2006). Corporate tax avoidance and high incentives. Journal of Financial Economic, 79: 141–148.
  • Derald, C., & Zhak, H. (2002). Effective Tax Rates and The Industrial: Evidence from Vietnam. Journal of International Accounting, Auditing and Taxation, 12 (1): 40-51.
  • I Gede Kaivan, D., dan I made Sudrajat. (2014). Pengaruh Penerapan Pajak Negara, Laba Ditahan, Return On Investment, dan Ukuran Perusahaan Pada Penghindaran Pajak. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Hal 149-155.
  • Christentward., Johny., and Murald, Richard. (2002). The Social Experiment of Corporate Tax Avoidance: Taking ARR to the Bottom Line. Development.
  • Jenshon, et al. (1976). Theory of The Cpmpany, Managerial Access, Agency Costs and Ownership Plan. Journal of Financial Economics. Vol. 3. PP 300-330.

Penulisan jurnal ini biasanya menggunakan beberapa style mengikuti aturan di sebuah Universitas masing-masing, jadi kroscek dulu sebelum menuliskannya ya.

Lanjut ke contoh penulisan sumber untuk makalah:

1. Nama penulis yang membuat makalah ditulis pertama kali dan diikuti tanda titik.

2. Tahun makalah. Setelah menulis nama pengarangnya, maka langkah kedua adalah mencantumkan tahun makalah tersebut dibuat. Bubuhi lagi dengan tanda titik lagi.

3. Judul makalah ditulis biasa saja dan diakhiri dengan tanda titik di belakangnya.

4. Sertakan link URL atau link address jika kita mengambil referensi makalah dari internet agar mampu diakses oleh pembaca yang ingin membaca mentahannya secara menyeluruh.

5. Tanggal kapan majalah tersebut diakses atau bisa dibilang tanggal kapan kita menemukannya. Misalnya kita searching di internet dan mendapati sebuah makalah yang sesuai dengan kebutuhan, lalu membacanya. Nah, tanggal itulah yang digunakan.

Contoh yang bisa dijadikan acuan sebagai berikut:

  • Farashita Anggraini. 2018. Global Warming dan Cairnya Es Kutub. Makalah. Diakses dari http://timjurnalpengetahuan.blogspot.com/2018/01/makalah-global-warming-dan-cairnya-es-kutub. 1 April.
  • Karunia., Davina, M., Jenny. 2019. Masa Revolusi Industi 4.0 sebagai Acuan Produktivitas Generasi Muda. Makalah Sosial.
  • Ivanova, M., dkk. 2018. Teori Ledakan Jumlah Masyaraka Urban yang Menggeser Misi Depopulasi Dunia. Makalah Internasional.

Sedangkan untuk laporan, cara membuatnya juga tidak berbeda jauh:

1. Nama penulis yang sudah membuat laporan ditulis pertama kali, lalu diikuti tanda titik.

2. Tahun makalah. Tulislah tahun laporan tersebut dibikin. Apabila mereka tidak mencantumkannya, maka boleh dilewati atau bisa diganti dengan mencari sumber utamanya terlebih dahulu.

3. Tulis juga nama kota tempat laporan tersebut dilakukan, dan setelahnya diberi tanda titik dua (:) sebagai keterangan.

4. Usia nama kota, barulah kita bisa menulis judul laporan yang diikuti dengan tanda titik.

5. Tanggal kapan laporan yang kita jadikan acuan tersebut diakses atau bisa dibilang tanggal kapan kita mulai mengunduhnya. Persis dengan makalah di atas sebelumnya.

6. Sertakan link URL atau alamat link web di bagian tab mesin pencarian ketika kita mengambil referensi laporan milik orang lain dari internet sebagai bukti pendukung yang kredibel dan valid.

Contoh cara menuliskan daftar pustaka laporan:

  • Yahytama, Luke. 2019. Gresik: Praktik Pembuangan Sampah Bekas Rumah Sakit. 9 Januari. Diakses dari http://yahyablog.wordpress.com/2018/12/praktik-pembuangan-sampah-bekas-rumah-sakit.
  • Dygta., Gery., K., Jihan. 2017. Bandung: Peperangan Politik di Pedesaan dan Kegentingan yang Menggema. 10 Maret.
  • Ivanova, M., dan Putri, L. 2016. Sumbawa: Pemetaan Tanah yang Mengalami Degradasi Material. 22 Februari.
  • Rolan, Y., dkk. 2018. Yogyakarta: Pengaruh Jumlah Pengangguran dan Relokasi Pasar Bedan. 13 Maret.

4. Cara Menulis dan Contoh Daftar Pustaka Skripsi, Tesis, atau Disertasi

daftar pustaka windows 7
Sumber foto: dokumentasi pribadi

Cara menulis daftar pustaka skripsi, tesis, atau disertasi , kita perlu memperhatikan tata caranya, yakni dimulai dari:

Mencantumkan nama penulis. Disusul tahun terbit. Kemudian judul yang ditulis dengan awalan kapital per kata (huruf harus tegak), barulah diikuti dengan jenis penelitian atau publikasi . Tempat keberadaan institusi atau bisa dibilang tempat di mana Universitas si penulis berada: Nama institusi/universitasnya si penulis.

Apabila mengambil dari skripsi, thesis, dan disertasi dari luar negeri, maka kita hanya perlu menyesuaikan keterangan yang tertera pada karya tersebut.

Jika pelu identitas atau kode negara boleh disertakan setelah penulisan kota atau negara tempat Universitas maupun Institusi itu berada.

Contohnya:

Perhatikan baik-baik urutan di atas, maka jika dibuat sampel akan seperti berikut

  • Devina, T. 2018. Pemetaan Lapangan dan Pengukuran Sengkedan Tanah, Skripsi. Surakarta (ID): Universitas Negeri Sebelas Maret.
  • Dafy, M., Damar, K., Putu, C. 2017. Pengaruh Pengembangan Sistem Teknologi Traktor terhadap Pengairan Sawah [skripsi]. Bandung (ID): Institut Teknologi Bandung
  • Barbara, U dan Kathrina. 2012. Perencanaan Efektivitas dan Efisiensi pada Penggunaan Transportasi Roda Dua [Thesis]. Semarang (ID): Universitas Dian Nuswantor
  • Hilmi, B., dkk. Pola Perubahan Ekonomi dan Struktur Masyarakat Perkotaan [Thesis]. Semaranng (ID): Universitas Diponegoro.

Namun yang umum digunakan di sebuah Universitas, penulisan ketiganya biasa mempunyai ketentuan lain.

Amatilah contoh berikut:

  • Daradita, “Pengaruh Psikomatis Terhadap Kemampuan Menghafal di Sekolah Dasar Tarsis 25 Surakarta, Tesis, Fakultas Kedokteran Keluarga Minat Utama Pendidikan Profesi Kesehatan Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2019.
  • Afifah Cahyani, “Pengaruh Sosialisasi dan Tingkat Kebaperan pada Remaja di SMP Negri 6 Probolinggo, Skripsi, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan Universitas Surakarta, 2007.

Untuk disertasi pun sama, hanya keterangannya saja yang perlu diganti.

5. Cara Menulis dan Contoh Daftar Pustaka Sumber Internet / Website / Media Online / Wikipedia

daftar pustaka delphi 7
Sumber foto: dokumentasi pribadi

Nama penulisnya atau sang author. Tahun saat pemublikasian artikel maupun essay dan pelbagai sumber. Judul artikel yang mau diambil. Konteks penulisan yang digunakan. Keterangan akses dilengkapi tanggal lengkap dengan bulanya serta tahun; volume (berupa angka): Lokasi penujang.

Bagaimana bila ketersediaan informasinya terbatas dan tidak ada keterangannya secara lengkap?

Maka boleh ditulis dengan memulainya dari

Nama penulisnya (baik sendiri maupun perorangan). Tahun pemublikasian artikel. Kemudian, barulah ditulis judul artikel. Tidak perlu titik, sertakan alamat web artikel diakses (Link address atau URL). Terakhir adalah tanggal akses.

Untuk lebih jelasnya kita bisa melihat pada contoh!

Contoh 1:

  • Ringga, Aditama Safy. 2018. Penggalan dan Diksi dalam Tata Bahasa Indonesia Kelas Mengajar Bertujuan untuk Inspirasi. Diakses pada 2019 Januari 11; 200 (241):22-52. Tersedia pada http://unnj.unnjjournal.ac.id/ji/reprint/200/241/220.
  • Dody, M dan Mansur. 2012. Penggunaan N95 sebagai Pembuat Pupuk Kompos yang Anti Bau dan Berproses Cepat. Jurnal Pertanian dan Peternakan. Dakses pada 2015 Mei 20; 32(5):65-73. Tersedia pada: http://pertanian-dan-peternakanmb.ac.id/index-t0/mbj/essay/view/55/01.
  • Dalla, Feny, Kaisti. 2016. Memperkenalkan Budaya Lokal Sehubungan dengan Feminism. Diakses pada 2018 Januari 13; 211 (256):66-89. Tersedia pada http://ubs.ubsjournal.ac.id/ji/reprint/211/254/66.
  • Lestari, dkk. 2013. Darurat Toilet Umum dan Matinya Kepedulian Lingkungan oleh Masyarakat di Sukuhan. Diakses pada 2015 Juli 19; 178(90):230-255. Tersedia pada http://uksw.journal.ac.id/il/download/sosial/research/2013.

Contoh 2:

  • Haningtyas, P. 2018. Ilmu Pengetahuan Sosial dan Pendidikan di http://knowledgemi.net (di akses 8 Febuari).
  • Raffi, K, dan Akbarahman, L. 2016. Cara Mereview Buku dan Novel di http://kloningismeprintable.com (di akses 9 April).
  • Vinapanduwinata, dkk. 2019. Pelajaran Lingkungan dan Praktiknya di www.majalahkuindonesia.com (di akses 16 Desember).

6. Cara Membuat & Contoh Daftar Pustaka Harvard Style

daftar pustaka vb 6.0
Sumber foto: dokumentasi pribadi

Harvard style atau APA (American Psychological Association) merupakan cara penulisan daftar pustaka yang sering digunakan oleh maasiswa lingkungan akademik, terutama jurusan psikologi, ekonomi, dan sebagainya.

Adapun cara penulisannya tergantung pada jenis literatur yang akan digunakan sebagai rujukan oleh mahasiswa itu sendiri.

Namun, sebelum menulis daftar pustaka menggunakan APA ini, kita harus tahu aturannya terlebih dahulu.

1. Sumber kutipan yang akan dimuat atau ditulis harus tercantum dalam daftar pustaka, begitu pula sebaliknya.

2. Sebagai kutipan yang hendak digunakan, maka hanya perlu menggunakan literatur yang benar-benar ada dalam daftar pustaka. Tidak boleh mengambil dari luar sumber, kecuali memang menambahkan referensi baru.

3. Spasi dalam penulisan daftar pustaka APA Style ini berjarak satu spasi dan bisa diteruskan ke bawah apabila terlalu panjang, serta tidak memerlukan penomoran.

4. Apabila literatur yang dirujuk hanya dikarang atau ditulis oleh satu orang, maka untuk mencantumkan nama penulis, dimulai dari nama belakangnya, barulah diikuti oleh singkatan atau inisial dari nama tengah dan belakangnya. Setelah nama, maka bisa dilanjutkan dengan tahun jurnal atau karya tulis itu diterbitkan. Kemudian, judul karya dan terakhir adalah identitas publikasi.

5. Bagaimana jika penulisnya lebih dari 2 orang? Jawabannya adalah nama penulis pertama ditulis seperti pada umumnya, setelah itu nama penulis kedua, ketiga, dan seterusnya. Di sini berbeda dengan cara menuliskan daftar pustaka pada umumnya yang mana nama belakang biasanya dibalik dan diletakkan paling depan.

Untuk APA Style, cara menulis daftar pustaka baik dari jurnal maupun thesis, nama depan (boleh disingkat apabila panjang) dan tengah harus ditulis terlebih dahulu. Setelah itu kita bisa menuliskan nama belakang tanpa perlu dipindah atau dibalik. Jadi posisinya benar-benar urut dan terstuktur.

6. Kalau biasanya penggunaan ‘et al’ itu ditujukan untuk pengarang lebih dari tiga, maka untuk APA style, tidak diperkennakan. Nama penulis kedua dan ketiga dan selanjutnya harus tetap ditulis.

7. Simbol ‘&’ tidak boleh digunakan untuk menghubungkan nama penunulis satu dengan lainnya, melainkan cukup cantumkan ‘dan’ (bukan & apalagi ‘and’), meskipun literaturnya menggunakan bahasa inggris sekalipun. Terkecuali kalau semua karya tulis ilmiah tersebut diterbitkan dalam Bahasa Inggris.

Dalam APA Style, ada beberapa jenis sumber yang biasa kita gunakan seperti buku, buku dari organisasi atau institusi tertentu, perpu, artikel, dan tentu saja yang paling umum adalah jurnal.

a. Untuk buku, cara menulisnya dimulai dari nama belakang, nama depan, dan nama tengah (boleh juga disingkat dengan inisial), kemudian tahun penerbitan buku, judul yang mesti dicetak miring, barulah edisi buku (apabila ada), nama atau identitas penerbit, kota tempat buku diterbitkan.

Contoh:

  • Berhan, SM. 2017. Macro economic and development: multijournal for learning. Nanyang University Press. Singapore.
  • Howd, T. dan Barack, James. 2018. Technology and Developer of System for New Revolition on Industrial. Mechanism journal. Fanciscus and Barra’s Ltd. Poland.
  • Designd and handcrafting for earth 2000, second edition, Creativity Asociation and corps, Mexico. (kalau tidak ada nama pengarang atau penulisnya).

b. Buku yang berasal dari terbitan organisasi / institusi /akademisi (Berisi tentang seluruh atau beragam jenis Peraturan seperti UU, RPPUU, dan sejenisnya)

Cara menulisnya bisa dimulai dari nama organisasi atau badan itu sendiri, kemudian tahun terbit, judul dari tata peraturan atau undang-undang, rencana peraturan perundang-undangan harus dicetak miring, setelah itu beri keterangan berupa nomor atau seri peraturan perundang-undangan sebagai identitas keabsahan, nomor edisi/cetakan (kalau ada), nama dari penerbitnya, tempat atau kota penerbit.

Contoh:

  • Koordinasi Universitas Bangun Negeri Wilayah Kota Madya Jawa Barat. 2019. Struktur Pengajaran Dosen dan Kebebasan Berpendapat. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 20016. Sub-Bagian Pendidikan dan Akedemik II. Bandung.
  • Persatuan Penegak Hak-Hak Rakyat Miskin Wilayah III Jawa Tengah. 2017. Hak Warga Negara Tidak Mampu terhadap Kebutuhan Utama. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2007. Sub-Bagian Koordinasi dan Kebebasan Wil II. Semarang.
  • Peraturan Tata Kota dalam Area Publik Wilayah V Jawa Timur. 2015. Sistem Penerapan Denda dan Tuntutan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2005. Lembaga Koordinasi dan Survey. Surabaya.

c. Khusus perundang-undangan saja tanpa embel apa pun

Dalam menuliskan sumber referensi dari tata perundang-undangan kita harus berhati-hati. Dimulai dari nomor peraturan perundang-undangngan terlebih dahulu, kemudian judul peraturan yang hendak dimasukkan (harus dicetak miring), disusul dengan tanggal pengesahaan perundang-undangan tersebut atau saat diterbitkannya jika ada, lalu keterangan tentang lembaran negara yang lengkap berisi penomoran, terakhir barulah kota tempat penerbitan.

Contoh:

  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2016. Kebebasan Berpendapat oleh Rakyat Indonesia. 11 Maret 2015. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 4101. Jakarta.
  • Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2008. Tentang Pajak Penghasilan. Undang–Undang No. 36 Tahun 2008. Jakarta
  • Undang-undang Nomor 16 Tahun 2009 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-undang Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan tata Cara Perpajakan. Direktorat Jenderal Pajak. Jakarta.

d. Artikel yang ada di internet

APA style untuk artikel bisa dimulai dari nama belakang dulu, nama depan dan nama tengah (bisa juga gunakan inisial apabila terlalu panjang), tahun kapan dilakukannya publikasi, judul artikel yang ada di blog atau web tersebut, alamat URL atau web dengan dicetak miring, terakhir barulah tanggal serta keterangan waktu saat kita mulai mengakses.

Contoh: Aghny, F.S. 2016. Cara menuli daftar pustaka dari internet. http://aghnypunyacerita.com/2016/cara-menulis-daftar-pustaka-dari-internet/page2.html. 18 Juni 2018 pukul 09.00 am.

e. Keterangan atau daftar pustaka pada jurnal

Hampir sama dengan penulisan jurnal pada umumnya, yakni dimulai dari nama belakang, diikuti nama depan dan tengah (cukup ditulis inisial kalau terlalu panjang), tahun jurnal atau penerbitan, judul jurnal haruslah dicetak tegak, kemudian jenis jurnal dicetak miring, diikuti volume, dan nomor jurnal (sertakan tanda kurung khusu nomor jurnal), nomor halaman jurnal dalam karya tersebut.

Contoh:

  • Zamzan, K., Erick, Panjaitan., G, Pamungkas., dan Suran, Lukmanto. 2013. Pengaruh Laba terhadap Perusahaan Hiburan di Kosdaq Korea Selatan. Jurnal Keungan dan Pasar Modal Internasional, 5(8): 88–90.
  • Dhea, C dan Zhang, L. 2003. Effective on Purpose Rate and The Revolution Policy Hypothesis: Evidence from Thailand. Dalam Journal of International Society, Monitoring, and Business, 12 (1): 48-61.
  • Chenle, Shumin, Xia, Jhen., dan Qiangxu. 2017. Are Family Worthy Enough to Research? Case based on Miami Society. Journal of Psychology, 99(2):40-55.
  • Motu, M dan Dherezid, H. 2009. Corporate Tax Government and Poor Society. Journal of Financial Economic, 79 (8): 149–169.

7. Cara Membuat & Contoh Daftar Pustaka Vancouver Style

daftar pustaka buku sugiyono 2016
sumber foto: texstackexchange.com

 

 

Apa itu Vancouver style? penyebutan gaya ini berawal dari sebuah kelompok editor dari jurusan kedokteran yang tengah berdiskusi tentang petunjuk umum format penulisan atau manuskrip yang akan dipublis pada sebuah jurnal.

Pada waktu itu, mereka memutuskan untuk berkumpul di Vancouver, British Columbia, Kanada pada tahun 1979.

Dari merekalah, gaya Vancouver seakan mulai jadi pedoman dan mulai diterapkan dalam suatu penulisan jurnal ilmiah. Bahkan hampir berbagai tingkat akademik pun juga menggunakannya. Sistem penulisan Vancouver pun berkembang dan mereka mulai memberikan sebutan baru yakni Author-number System. Kata ‘number’ di sini berarti merujuk pada penggunaan angka sebagai dasar.
Mereka yang menggunakan Vancouver style biasanya berasal dari prodi kedokteran karena terbilang lebih ringkas dan cukup terkenal. Kendati begitu, ada beragam versi pada Vancouver Style untuk referensi artikel jurnal yang mesti kita ketahui, tergantung jenis publikasinya.

Namun pada dasarnya untuk memulai, bisa diawali dengan menulis seluruh nama pengarang, inisial ditulis mengikuti nama panjangnya sehingga tidak perlu membubuhkan tanda titik, judul artikel pada jurnal ditulis dengan huruf kapital di awal kalimat atau kata (menyesuaikan judul), kemudian tahun ditulis tanpa menyertakan bulan dan tanggal, diikuti nomor halaman ditulis secara singkat (halaman awal sampai halaman akhir versi singkat dalam bentuk angka)

Contoh :

  • Kaizar JS, Kanto AU, Virgo PM. Alternative machine for local villagers. 2019. p. 87-99.
  • Farah Fajarina Putri, Veronika Azaman. Pengaruh Penggunaan Obat Generik terhadap Fungsi Ginjal dan Hati di Masa yang Akan Datang bagi Lansia. 2018. Jurnal Kesehatan dan Organ Dalam. p. 17-56.
  • Farah Fajarina Putri, Veronika Edyln, Burrack Mehmet, Hadi Hasanfaas. Put Effort for Maintain Green Forest over The World After Ruined by Global Warming. 2018. p. 100-167.

Style lain ada pula yang berbeda meski menggunakan vancouver yakni diawali dari nama penulis, judul artikel, nama jurnalnya, tahun penulisan, dan baru halaman.

Contoh:

  • Kaihlani K, Elena A, Valsivalavalsivanova JM. Tradition on local society in Bali having recognition from other country. In: Fendy Chu, Peter BM, editors. The journal of environment and stability. Russia: Kehyt-Tomsk; 2001. p. 22-54.

8. Cara Membuat & Contoh Daftar Pustaka Nama Pengarang Tiga Orang

daftar pustaka jnc 7

 

Penulisan daftar pustaka nama pengarang tiga orang pada umumnya tidak berbeda jauh dari semua yang dijabarkan di atas.

Kita bisa memilihnya salah satu atau menggunakan style tertentu. Namun pada umumnya, daftar pustaka tersebut akan tertulis seperti di bawah ini

  • Febrina., Zulfa, K., Donita, L. 2019. Pengaruh Menyaksikan Konser terhadap Keselamatan Jiwa dan Mental Anak Muda. Makalah Sosial-Hiburan. Edisi (6) vol: 2-7.
  • Kayana, Dogan., Ulvana, Yunika., Doris, Malabuan. 2018. Menikah Muda atau Membangun Bisnis Saat Usia Dewasa? Studi Kasus Kelompok Anak Muda Des Bangun Cipto. Magelang: Tigaterbit.
  • Brian., Andovi, M., Lukman, Satya. 2018. Memilih Pemimpin dan Golput, Manakah yang Menghasilkan Suara Relevan? Penelitian Millenial. Diakses pada 28 Maret melalui www.tribibun.com/ufrxtstTk/Pemimpin/golput/html.

9. Cara Membuat & Contoh Daftar Pustaka Nama Pengarang Tiga Kata

 daftar pustaka permenkes 75 tahun 2014
Sumber foto: dokumentasi pribadi

Menulis daftar pustaka nama tiga kata berarti tidak disingkat, itu artinya untuk panggilan dimulai dari nama belakang, nama depan dan tengah.

Contoh seperti ini:

  • Dafina, Manggala Abdi., Damarapambudi, Eko Pratesyo., Maharani, Puput Abell. 2017. Pengaruh Program Pendidikan Enam Tahun terhadap Kesehatan Mental Anak Indonesia. UNNES (ID): Universitas Negeri Semarang.

Cara Membuat Daftar Pustaka di Word

Untuk membuat sumber pustaka di microsoft word secara otomatis, kita bisa melakukan langkah sebagai berikut:

1. Buka Microsoft word kita dan buatlah citasi sebagai informasi yang nanti bakal dijadikan landasan untuk menguatkan referensi.

daftar pustaka dari pdf
Sumber foto: SS pribadi

Setelah itu pada menubar klik references dan pilih sesuai urutan, yakni Insert Citation > Add New Source.

anonim di daftar pustaka
Sumber foto: SS pribadi

Usai langkah di atas akan muncul tampilan kotak berisi kolom yang harus dilengkapi mulai dari nama hingga halaman seperti di atas. Jika kita mengambil dari jurnal, maka isilah nama pengarang, judul artikel, jenis jurnal, tahun terbit, dan halaman. Setelah itu klik OK.

daftar pustaka et al
Sumber foto: SS pribadi

Nah, sebagai hasil nanti akan muncul seperti di atas yang berarti bahwa citasi kita berhasil dan kalau diklik, keterangan tersebut akan memberikan informasi detailnya.

Selesaikah? Ternyata belum.

penulisan di daftar pustaka
Sumber foto: SS pribadi

Untuk memasukkannya ke referensi atau daftar pustaka, kita bisa klik Bibliography > pilih jenis sumber pustaka atau disesuaikan dengan jenisya (mau buku, jurnal, artikel, dari web, atau lainnya).

daftar pustaka e jurnal
Sumber foto: SS pribadi

Nah, jadi deh. Terakhir, kita bisa mengutak-atiknya sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Segala contoh di atas hanya ilustrasi atau dapat dikatakan buatan kami, sehingga seperti nama-nama jurnal atau tokoh di dalamnya fiktif.

Akan tetapi, kami menuliskan tata cara sesuai dengan prosedur yang berlaku saat ini dan segala perubahan akan kami sesuaikan.

Terima kasih, selamat menyelesaikan tugas, dan mencoba kawan-kawan.

Im just a human that wanna be a leader for my self. Im thinker and hard worker.

Tinggalkan komentar