Puisi Anak

Sering kita jumpai berbagai macam tulisan yang disebut puisi tersaji dalam beraneka media.

Di Koran, majalah, buku pelajaran, ruang publik, bahkan dibacakan saat agenda istimewa seperti Hari Kemerdekaan, Hari Ibu, perpisahan sekolah, dan lain sebagainya.

Namun masih banyak yang belum memahami kaidah yang terkandung dalam puisi. Baik itu puisi dewasa maupun puisi anak.

Dalam artikel ini, kami akan membahasnya secara lebih detail hal-hal yang berkaitan dengan Puisi Anak.

Unsur-Unsur yang Ada Dalam Puisi Anak

Seperti  halnya prosa, puisi juga memiliki unsur-unsur dasar yang harus dipenuhi untuk bisa disebut sebuah puisi.

Puisi anak yang nampaknya lebih bebas juga tidak luput dari unsur-unsur berikut:

1. Tema

Poin pertama ini pasti ada di semua jenis bentuk karya tulis apapun. Yang membedakan adalah karakter tema secara umum.

Pada puisi anak tema yang seringkali muncul tetu adalah perihal kehidupan anak kecil entah itu di rumah, di sekolah, di tempat bermain, dan lain sebagainya.

Jika tulisan yang random alias acak menyusunnya tanpa mengarah pada satu pembahasan, maka puisi tersebut belum layak disebut puisi.

Menulis puisi dengan tema tertentu memang membutuhkan keahlian khusus karena karya ini bukanlah semacam obrolan yang ngalor ngidul.

2. Bunyi akhir kalimat (Rima)

Sejak di sekolah dasar kita sudah dikenalkan dengan istilah rima dalam penulisan puisi.

Hanya saja masih banyak yang tidak mengindahkan unsur ini sehingga puisi yang diciptakan kurang kuat dalam hal keindahannya.

Puisi menjadi menarik karena bunyi di akhir kalimat yang mengandung irama senada.

Seperti halnya musik yang butuh nyawa dari susunan tone, puisi juga butuh ruh dari rima.

3. Tipografi Puisi

Pada bagian inilah puisi menjadi berbeda dengan jenis tulisan yang lain.

Tipografi atau tatanan kalimat dalam puisi tidak berbentuk paragraph seperti halnya prosa.

Puisi hanyalah barisan pendek dari rankaian kata yang indah dengan bentuk berbait-bait.

4. Citraan

Terdapat banyak penggambaran yang dimunculkan dalam larik-larik puisi.

Penggambaran dalam puisi ini biasanya disebut Citraan puisi, di mana imajinasi sangat berperan penting di dalamnya.

Penggambarannya adalah segala hal yang bisa ditangkap oleh panca indra. Baik penglihatan, pendengaran, penciuman, maupun rabaan.

Sebagaimana dalam contoh berikut:

Jauh aku memandang

Pelan aku mendengar

Angin seakan menjerit dalam kebisuan

Adakah rindu yang bisa kutemukan

Dalam jarak yang berkelipatan

Pada larik ketiga dalam puisi di atas terdapat citraan dari indra pendengaran yang menggambarkan sebuah suasana kesedihan yang membuncah. Dalam puisi anak, citraannya akan lebih ringan seperti pada baris kedua di contoh berikut:

Pagi hari yang cerah

Kulihat daun melambai indah

Di tepi pantai bersama Ayah

Senang rasanya tiada gelisah

Contoh Puisi Anak

Di bawah ini ada belasan bahkan puluhan puisi anak yang bisa dijadikan contoh kepada murid atau putra-putri Anda.

Setelah membacanya, mintalah mereka untuk membuat dengan tema yang sama.

Puisi Untuk Orang Tua

puisi anak buat ibu
Sumber:childcareonline.co.nz

Berusaha Berbakti

Aku

Tidak jarang ada kata-kata perintah dari orang tua

Berilah hormat Ibu Bapakmu

Aku tidak pernah lupa melakukan apa yang mereka perintahkan

Meskipun aku merasa malas dan itu melelahkan

Namun saat ini aku sadar

Perintah mereka harus kukerjakan dengan sabar

Tidak ada usaha yang sia-sia

Apalagi untuk menghormatinya

Memperhatikan kata-katanya

Mengikuti petuah-petuahnya

Suatu saat akan banyak kebaikan karena patuh pada mereka

Tentang Ibuku

Pagi-pagi buta ibuku sudah bangun

Banyak hal di pagi hari yang dipersiapkan

Bersih-bersih dan memasak makanan

Ada sayur, ada lauk, ada buah-buahan

Semuanya disediakan untuk keluarga

ibu jarang sekali marah
ibuku penuh kasih sayang
ibu tidak pernah lelah mendampingiku
Mengajariku banyak hal agar dewasa

Tentang Ayahku

contoh puisi ibu dan ayah
Sumber: pixabay.com
Jasamu begitu besar
Bekerja keras hingga tangamu kasar
Pagi hingga malam mencari nafkah
Demi aku, ibu, dan saudaraku

Ayah, terima kasih
Bimbinganmu tak akan kulupakan
Ayah, terima kasih

Perlindunganmu akan selalu kurindukan

semoga doa-doamu dikabulkan
Mengiringi perjalananku
Meraih cita-cita untukmu, ayahku

Tentang Keluargaku

aku menyayangi ibu
aku menyayangi ayahku
aku pun sayang adikku
Mereka keluargaku dan kebahagiaanku

Memiliki mereka membuatku senang
Tidak pernah lelah menemaniku dengan riang
Setiap detik, setiap menit, setiap waktu
Kulalui suka duka bersama keluargaku

Tuhan, tolong jagalah mereka
Lindungilah Ibu, Ayah, dan Adikku
Rukunkanlah selalu
Bahagiakanlah selalu
Aku cinta keluargaku

Puisi Untuk Guru

Berpisah dengan Guru

Sedih tak terkira dengan sebaris luka

Rindu dalam hati telah lama

Menghilangkan kebencian

Menghapus dendam

Kami adalah lembaran kertas putih tak berdaya

Tiada arti saat kita terpaut satu waktu
Dengan cita-cita yang bersatu padu

Tanpa ragu

Meski jauh meski samar
kini kata-kata kususun
menjadi penghantar kenangan yang tak beracun

Di antara kita, saat bersama

Bumi telah menyaksikan berulang kali
aku yang nakal, aku yang usil
aku yang suka berulah di sekolah
aku rindu teguranmu, guru!

Ricuh petir dan ributnya angin
Betapa gigih engkau membimbing
Menuntunku perlahan
Melawan kebodohan

Tak akan cukup
Terima kasihku padamu
Padamu bapak guru
Padamu ibu guru
Pahlawan yang dermawan

Hari esok masih akan terus datang
Agenda perjalanan masihlah panjang
Mimpi  dan cita-cita harus diperjuangkan
Menyongsong harapan setiggi langit
Melaju cepat menahan sakit
Menuju kesuksesan yang kelak kutunjukkan

Kepada guru-guru yang kurindukan

Guruku Pahlawanku

Pagi-pagi yang sungguh indah
Dengan cepat aku melangkah ke sekolah
Hari ini adalah yang yang menyenangkan
Belajar untuk mengetahui hal baru
Berjalan kakipun tidak mengapa
Menuju kesuksesan di masa dewasa
Guru mengajariku dengan sabar
Guru membimbingku dengan tegar
Guru menasehatiku dengan benar

Jika tidak berilmu aku akan susah
Jika tanpa guru aku pasti semakin susah
Guru, terima kasih
Telah menjadi orang hebat dalam hidupku
Engkau adalah pahlawan
Engkau membantuku tanpa imbalan

Bila suatu hari nanti aku telah tumbuh dewasa

Aku ingin menjadi sepertimu, berbagi ilmu
Kepada mereka yang polos dan lugu
Aku bangga padamu, Guru

Puisi Budi Pekerti

Menyapa

Saling menyapa
Tak terjadi lagi
Punya kesibukan masing-masing
Bertemu di pasar, bertemu di jalan
Bertukar sapa jangan dilupakan
Agar tetap erat persaudaraan

Gemar Menabung

contoh puisi gagrak anyar
Sumber: wiki-finanzas.com
Mari teman rajin menabung
uang jajan kita sisihkan
Masukkan ke celengan setiap hari

Tak mengapa meski sedikit
Suatu saat menjadi bukit
receh demi receh dikumpulkan
Menjadi banyak di masa depan

Ayo kawan jangan malas menabung
Agar senang agar beruntung

Bersepeda

contoh puisi hari santri
Sumber: devoscycling.be
Bersepeda di keramaian
Wasapadalah perhatikan sekitar
Pilih jalur tepi kiri agar aman
Banyak kendaraan berlalu lalang

Berjajar tiga saat bersepeda
Bukan tindakan tepat di jalan raya

cukup berjajar dua saja
Supaya selamat tidak celaka

Ronda

Tong tong tong
Nyaring suara pukulan kentongan
Warga beronda mengelilingi kampung
Berbekal senter dan kentongan
Bergantian amankan desa setiap malam
Waspadalah wahai warga
Jendela dan pintu jangan biarkan terbuka
Turut membantu yang beronda

Petuah Kakek

contoh puisi filsafat
Sumber: omahazka.blogspot.com
Pasti akan kuingat petuahmu kakek

Pesanmu melekat dalam ingatanku Kek
Selalu kupatuhi perintahmu Kakek
Tidak bertengkar dengan adek
Tidak berkelahi dengan kawan

kakek . . .
Aku menyesal telah nakal
Aku menyesal sering bertengkar
Akan kujaga adik
Akan kukasihi teman
Tidak mudah marah tidak mendendam
Menyayangi sesame menghormati mereka

Nasihat berharga

Coba lihat Nurman
Berkendara kesana kemari

Tak memakai pengaman kepala
Tidak takut celaka padahal berbahaya
Temanku sekalian
Tindakan Nurman jangan ditiru
Lindungi kepala saat berkendara
Jika jatuh apa jadinya
Bisa retak bisa hilang ingatan

Nasehat ini sangat berharga
Turutilah patuhilah
Untuk melindungi diri sendiri

Dan orang lain

Puisi Semangat Belajar

puisi anak hujan
Sumber: issuu.com

Belajar Jadi Pintar

Ketika keinginan menjadi pintar tumbuh
Belajar adalah cara terbaik
Malas, lelah, letih tetap berusaha
Senang dalam belajar
Riang saat belajar
Apapun godaan yang datang
Akan tercapai bila tekun belajar

Buku

Membawamu setiap hari dalam tasku
Menemaniku belajar setiap waktu
Keberadaanmu mengajarkan aku hal baru
Membantu Bapak Ibu guru berbagi ilmu

Kubaca, kupelajari isi yang ada di dalam dirimu
Menceriakan hari-hariku di sekolah
Kubaca bersama teman-teman
Betapa bermanfaatnya kamu, bukuku

Pensilku

contoh puisi gagrak anyar bahasa jawa
Sumber: blibli.com
Pensil adalah benda wajib di sekolah
Menggunakannya untuk menulis
Menulis apapun saat di kelas maupun di rumah
Mencatat pelajaran dan menggambar pemandangan

Pensil kami bermacam-macam

Ada yang panjang, pendek, tebal, tipis

Bungkusnya pun beraneka ragam

Pensilku berbungkus gambar permaisuri

Ibu membelikan untukku

karena aku suka dongeng kerajaan

Kadang kubawa pensilku ketika tidur

Apalagi saat masih baru

Aku suka membawanya ke mana mana

Aku suka menggunakannya

Belajar Itu Kebutuhan

Kalu saja aku tidak malas belajar

Guru-guru tidak akan kukecewakan

Begitu pun Ibu Bapakku

Bila saja aku giat belajar

Pasti aku lah juara di antara teman sebaya

Bermalas-malasan adalah kegiatan sehari-hariku

Tidak mengulangi pelajaran di rumah

Tugas dari guru kubiarkan, perintahnya kuabaikan

Kini aku mengerti bahwa rajin belajar memberikan banyak keuntungan

Tidak jarang aku marah saat dipaksa belajar

Bahkan menghilang dari rumah bermain bersama teman

Sekarang aku menyadari bahwa belajar adalah sebuah kebutuhan

Kuakui aku menyesal sepenuh hati

Puisi Bermain

Bonekaku

Alangkah senang hatiku
Punya boneka lucu
Menemaniku selalu
Saat tidur saat malam berlalu

Betapa girang diriku
Melihat boneka lucu di ranjangku
Wajah polos wajah lugu

Rajin kubersihkan bonekaku
Melindunginya dari debu

Mebuatnya wangi

Menyenangkan hari-hariku
Bermain bersamanya

Main layang layang

contoh puisi gagrak lawas
Sumber: gusbolang.blogspot.com

Saatnya bermain layangan
Berbagai bentuk dibuat

Ada yang berbentuk ikan

Juga bentuk burung, naga, pesawat

Bahkan warga mengadakan perlombaan

Layangan dipamerkan di udara
Langit menjadi penuh layangan
Orang-orang pun bersorak sorai

Teriakan sontak terdengar
Saat layangan putus dari benang
Mereka berkerjaran menangkap layangan
Tak peduli panas menerpa di hari siang

Kala bulan purnama

contoh puisi indonesia
Sumber: pixabay.com
Di halaman duduk bersama
Saat malam bulan purnama
Bercerita berbagi suka duka
Sembari menikmati suasana semesta

Mari bernyanyi tertawa
Mendendangkan lagu favorit bersama
Indah tiada duanya
di bawah langit berhiaskan bulan purnama

Ada banyak makanan juga tersedia
Saling berebut saling menggoda
Kami senang kala bulan purnama

Namanya Badut

contoh puisi haiku
Sumber: twitter.com › dedydelon
Aku kaget melihatnya kali pertama
Berputar putar dengan wajah belepotan
Berputar dengan sepeda satu roda
Ada benjolan merah di hidungnya

Kata orang dia itu badut
Tingkahnya lucu badannya gendut
Ekspresinya disenangi anak-anak
Aku pun lama-lam jadi suka
Aku tidak kaget lagi

Bola dari Paman Dori

contoh puisi generasi milenial
Sumber: bolalob.com
Hari ini paman Dori datang
Dari kota paman dengan wajah senang
Ada buah tangan untukku
Ternyata isinya bola
Tak menunggu lama langsung kubawa
Kutunjukkan kepada teman-teman semua
Sontak mereka senang mengajak main bola
Di lapangan menjadi ramai
Digiring bola ke sana kemari
Kiper siap menghadang di depan gawang
Bola ditendang kerang oleh Nanang
Gol pertama diciptakan

Puisi Tentang Binatang

Sapiku

Besar badanmu berkulit putih
Hidungmu hitam

suka mengendus tanaman
Aku suka memberimu makan
Karena kamu sangat lahap

Saat hari raya kurban tiba

Kamu disembelih
Aku sedih kamu pergi
Tak ada sapi lain yang kupunya
Ingin memberimu makan lagi dan lagi

Lebah

Kamu suka bergerombol
Terbang bersama kawanmu
Mencari madu

Bunga-bunga kau hinggapi
Satu persatu dihisap madunya

Karena kamu terjadi penyerbukan
Tumbuhan bisa berbuah
Kemudian bisa kumakan

Si Hitam

Matanya tajam mengkilat saat malam

Bulunya lebat berwarna hitam
Ekornya panjang dan lembut
Suka sekali ikan dan tulang
Suka bercanda berguling di halaman

Punya suara khas meong meong
Tidak kupanggil pun meong meong
Kucingku si hitam yang lucu
Saat kubangun tidur suka menghampiriku

Kupu-kupu

puisi anak geografi
Sumber: poetryfoundation.org
Pagi hari pergi ke kaman
Melihat warna-warni bunga yang harum

Tidak hanya bunga yang indah

Kupu-kupu banyak hinggap di kelopak bunga

Sayapnya warna warni

Ada biru, cokelat, merah, ungu

Terbang ke sana kemari

Indah menawan ingin kumiliki

Saat hinggap di salah satu bunga

Kucoba tangkap tapi tak kudapat

Melihatmu saja kusudah senang
Tak lelah berkeliaran di taman

Wahai kupu-kupu yang lucu
Saat sedih kamu menghiburku
Jangan pergi jauh meninggalkan aku
Aku ingin terus melihatmu

Si Cerdik Kancil

contoh puisi himne singkat
Sumber: ebooks.gramedia.com
Larinya cepat

Terkenal cerdik

Banyak diceritakan di dongeng dongeng

si kancil namanya
Cokelat kulitnya

Kecil badannya banyak akalnya
Suka membodohi hewan-hewan lain

Buaya yang buas kalah

Harimau yang ganas juga kalah
Si kancil namanya
Mentimun kesukaannya

Hewan lain kesal padanya
Karena suka kasi tipu daya

Tidak ada yang menandingi

Tidak ada yang bisa melawan kecerdikannya

Kelinciku manis

kumpulan puisi anak
Sumber: quizlet.com
Menggemaskan telinganya
Kelinci manisku lahap makannya
Wortel dan sayuran lainnya habis
Dimakan kelinci kesayangan
Lembut bulunya membuatku betah
Memandanginya di belakang rumah
Apalagi saat bermain melompat-lompat
Girang adikku dibuartnya

Kelinci manisku kelinci sayangku
Ingin kubawa kamu ke padang rumput
Memberimu banyak makanan
Melihatmu bermain dengan leluasa

Aku sayang kelinciku

Ayamku Bertelur

Kok kok kok

Ayam betina berkokok

Telur telah siap dikeluarkannya

Tak sabar ingin kulihat ia bertelur

Kuberikan tempat yang aman

Ayamku bertelur lebih dari satu

Setiap hari kutengok ia mengerami

Telurnya besar-besar mengkilat

Kutunggu hingga waktu menetas
Anak ayam bercicit menandakan kelahiran

Ingin sekali sejak dulu

Bercita-cita menjadi peternak

Akan kupelihara banyak ayam

Menyaksikan mereka bertelur

Beranak-pinak dan tumbuh dewasa

Lalu kujual telurnya

Bisa juga kujual dagingnya

Alangkah senangnya jika berhasil panen

Puisi Tentang Tumbuhan

Melatiku

contoh puisi gurindam
Sumber: bibitbunga.com
Wangi putih kelopakmu

Kecil mungil indah dipandang

Harum memenuhi pagar rumahku

Kumbang-kumbang senang hinggap padamu

Aku suka manyaksikanmu mekar

Terkadang berguguran

Halamanku menjadi wangi dan putih

Elok di mata sejuk di jiwa

Melihat Bunga di Kebun

Ada kebun di belakang rumah

Tumbuh bunga-bunga merekah

Wanginya pun menyebar

Bergoyang bersama tangkainya

Diterpa angin indah melihatnya

Oh bunga-bungaku

Seakan kau tersenyum malu

Saat sepanjang hari kupandangi dirimu

Lalu kupanggil Bapak Ibu

Menyaksikanmu bersamaku

Tidak hanya manusia yang menyukaimu

Lebah, kumbang, kupu-kupu

Serangga lain juga suka

Menghinggapimu sembari bermain

Mencari makanan dan mencuri perhatian

Mawar jingga

Sore adalah waktu yang damai

Jalan santai ke taman

Ada satu bunga rupawan kupandang

Jingga warnanya indah bentuknya

Kemudian singgah kupu-kupu

Tidak kalah kumbang pun menyusul

Bertumpuklah mereka di bunga jingga

Memang mawar itu mempesona

Puisi Tentang Alam

Warna Istimewa

contoh puisi gagrag anyar
Sumber: rainbowshops.com
Ada deretan warna-warni di langit

Tujuh warna muncul setelah hujan

Ada merah jingga dan kuning

Ada hijau biru nila dan ungu

Tidak lama menghiasi angkasa

Kedatangannya istimewa

Banyak orang senang melihatnya

Semua orang ingin mengabadikannya

Betapa mempesona

Betapa elok rupanya

Bulan purnama

Tahukah kamu apakah bulan purnama itu?

Cahaya terpancar penuh di malam ke 15

Membuat terpesona orang yang memandangya

Terang benderang menerangi alam semesta

Tidak ada bintang terlihat saat bulan purnam

Semua cahaya berpusat padanya

Langit tampak cantik dan bersahaja

Wahai purnama

Bertahanlah hingga laraku pudar

Hibur aku yang gusar

Embun pagi

puisi anak desaku
Sumber: minecraftservers.nu
Bumi masih kabut saat pagi

Embun menyelimuti dedaunan

embun memenuhi batang pepohonan

Rumput hijau basah

Tanah pun ikut basah

Sejuk udara di pagi berembun

Memberi semangat belajar tekun

Hujan

Bau tanah saat hujan menusuk hidung

Aku suka aromanya sambil memandang langit

Biru menjadi abu-abu berawan mendung

Rintik air berjatuhan membuatku takjub

Kadang orang kesal karena hujan

Aku justru senang menikmati hujan

Memandangi tetesan air di balik jendela bus

Pikiran menerawang seusai sekolah

Indah sungguh menawan

Tak ingin kumelaluinya dengan sia-sia

Anugerah Tuhan yang Maha Esa

Pantaiku

contoh puisi geguritan
Sumber: tempatwisataindonesia.id
Suara ombak sanat kencang kudengar
Buihnya berlabuh kerang berserakan
Aku girang memungutinya
Berlari dari pohon nyiur yang melambai

Banyak burung di angkasa menghiasi area pantai
Kadang muncul penyu di tengah laut
Kadang juga lumba-lumba menyembul mempesona
Pantai Indonesia mengagumkan

Tempat berlibur yang menyenangkan

Air

Mandi butuh air

Minum butuh air

Masak butuh air

Makan butuh air

Berharganya air perlu dijaga

Hematlah dalam menggunakannya

Ia sumber kehidupan

Melihatnay mengalir membuat damai

Tak peduli siang atau malam

Selalu digunakan

Tak lekang waktu

Pasti diburu

Gunung merapi

Gunung kokoh tinggi menjulang

Gunung Merapi sedap dipandang

Asapnya mengepul beterbangan

Membentuk awan putih menyelimuti permukaan

Dari jauh sungguh menawan

Tak ingin beranjak dari ciptaan Tuhan

Puisi Tentang Kesehatan

Badan Sehat Hidup Nikmat

Mari lah teman-teman

Kita jaga kesehatan

Agar kuat jiwa dan raga

Yang diidamkan semua orang

Bersihkan badan dari kotoran

Bersihkan tuntas tanpa sisa

kulit mulus, kuku pendek, rambut rapi

Semuanya harus dijaga

Makanan sehat kita santap

Jangan lupa olahraga

Jangan lupa istirahat

Lakukan setiap hari

Rasakan nikmatnya sehat.

Bersih itu sehat

Akhir pekan selalu ditunggu

Seluruh warga siap bersih-bersih lingkungan

Isi rumah dirapikan, halaman disapu bersih

Indah nian bagus dipandang

Tidak hanya indah

Bersih juga menyehatkan badan

Jika sehat bebas beraktifitas

Harga kesehatan sangatlah mahal

Kebersihan harus selalu kita rawat

Demi hidup bugar hidup sehat

Menuju masa tua yang ceria

Ayo Gosok gigi

contoh puisi bahasa indonesia
Sumber: dental.id
Nasihat ini penting teman-temanku

Selalu bersemangatlah menggosok gigimu

Ayo lekas ke kamar mandi

Sebelum tidur gosok gigi

Gigi bersih mulut wangi

Senyum manis wajah berseri

Tak akan ada mampir sakit gigi

Makan enak tidur nyenyak

Bangun Pagi Yuk

Bangun tidur di pagi hari

Badan segar penuh semangat

Bangun bersama terbitnya mentari

Yang indah menghiasi bumi

Bangun pagi sungguh nikmat

Cuci muka lalu olahraga

Udara segar sejuk terasa

suasana tenang menyegarkan mata.

Senangnya Bersenam pagi

Suara alam dari kokok ayam terdengar

Sebagai tanda awalnya pagi

Bangunku senang penuh ceria

Siap menjalani hari dengan suka cita

Cepat-cepat aku cuci muka

Membereskan diri siap berolahraga

Lari santai bersama kawan-kawan

Kemudian menggerakkan badan dengan bersenam

Sungguh menyegarkan tubuh

Sungguh membuatku bersemangat

Senam pagi haruslah giat

Supaya kuat dan selalu sehat

Empat sehat lima sempurna

contoh puisi hujan
Sumber: alodokter.com
Makanan sehat bukan makanan yang enak

Makanan sehat mengandung gizi

Terdiri dari 4 sehat 5 sempurna

Ada nasi ada lauk

Ada buah pun ada sayuran

Menjadi sempurna dengan susu

Tidak hanya giat belajar agar pintar

Makan yang sehat juga bisa jadi pandai

Sering berdoa juga jangan lupa

Kepada Tuhan yang Maha Mengasihi

Damai sejahtera bersuka ria

Puisi Anak-Anak dan Karakteristiknya

Puisi merupakan serangkaian kata yang disusun dengan indah, mengandung makna tersirat, dan dibuat dengan tema tertentu.

Waktunya pun membutuhkan porsi khusus untuk merangkainya. Membutuhkan perenungan dan pikiran lebih dalam.

Namun kaitannya dengan puisi anak, berbeda dengan puisi orang dewasa.

Terdapat beberapa karakteristik yang berkebalikan di antara keduanya.

Puisi anak adalah jenis puisi yang berkaitan erat dengan dunia anak-anak.

Hal tersebut meliputi pada proses dibuatnya oleh anak, bertema kegiatan anak, atau pun puisi yang diciptakan orang dewasa untuk anak-anaknya atau oleh guru untuk muridnya.

Jika puisi dewasa ditulis dengan tata bahasa yang filosofis, puisi anak cenderung lebih luwes dan blak-blakan.

Persoalan yang dibahas juga merupakan hal ringan namun dikemas dengan bahasa yang lebih indah.

Bahkan anak-anak ketika membuatnya biasanya tidak mempedulikan tata bahasa yang mereka gunakan.

Namun Anda bisa mengarahkan mereka untuk lebih kompeten dalam menghasilkan karya puisi yang mempesona.

Bahasa yang digunakan dalam puisi anak adalah bahasa yang kaya akan makna.

Kata-katanya ringkas dan padat namun jika dijabarkan akan menjadi sebuah pembahasan yang panjang lebar.

Itulah kehebatan puisi.

Selain ini diksi atau pilihan katanya bukanlah kata-kata yang biasanya digunakan dalam obrolan sehari-hari.

Puisi anak yang dibuat langsung oleh anak-anak akan berbeda wujudnya dengan puisi anak yang diciptakan orang dewasa.

Meskipun disetting seolah seorang bocah lah yang menulis, tulisan orang dewasa tidak akan lebih natural dari puisi yang ditulis anak itu sendiri.

Oleh sebab itu akan sangat mengagumkan jika Anda berhasil membimbing putra/putri atau murid Anda untuk menghasilkan tulisan puisi yang tidak hanya natural namun juga menyentuh pembacanya.

Apabila kesulitan mengarahkan mereka, Anda bisa memberikan contoh puisi anak yang terdapat dalam artikel ini di sub bab akhir.

Seberapa Penting Puisi Bagi Anak?

Tidak hanya sebagai hiburan, membuat atau pun membaca puisi bagi anak adalah salah satu cara untuk mengasah kreatifitas berbahasa.

Anda memang tidak perlu memaksakan kepada setiap anak untuk bisa berpuisi, namun berikanlah ruang dan kesempatan untuk mereka mencoba.

Apabila ada beberapa di antara mereka yang mampu membuat puisi lebih bagus dari pada yang lain, maka berikanlah bimbingan yang lebih pula padanya.

Anak yang memiliki kemampuan menulis khususnya dalam membuat karya puisi pada umumnya mempunyai tingkat kepekaan yang tinggi terhadap segala hal di sekitarnya.

Jiwa sosialnya juga lebih bagus dan detail terhadap apa yang dilihat dan dirasakannya.

Meskipun tidak semua anak bisa menulis puisi yang keren, akan tetapi melatih mereka untuk berpuisi dapat menunjang kecerdasannya.

Salah satunya adalah menumbuhkan kepekaan dan mengekspresikan pendapat.

Maka dari itu penting kiranya Anda menyisihkan beberapa waktu dalam sepekan untuk mengajak anak-anak berpuisi.

Sebagaimana dilansir dari thehealthsite.com mengenai manfaat menulis puisi, ada 4 faedah utama yang akan didapat bagi anak yang suka menulis puisi, yaitu:

1. Meningkatkan kreatifitas

Dengan menulis puisi, anak akan dihadapkan pada kondisi berpikir lebih dalam.

Sisi kreatifnya akan diuji dan jika berhasil maka ia tidak hanya menjadi kreatif namun juga bisa terlepas dari stress.

2. Mengalami Katarsis

Katarsis atau rasa bangga terhadap diri sendiri sangat dibutuhkan sejak dini untuk perkembangan anak.

Menulis puisi berarti juga melatih anak Anda menjadi percaya diri. Terlebih jika bisa membacakannya di hadapan publik.

3. Mendorong fungsi kognitif anak

Aktifitas menyortir kata, menyusun diksi menjadi kalimat indah penuh makna teryata mendorong fungsi kognitif anak dengan cepat.

Anda akan lebih mudah mengarahkan mereka untuk melakukan tugas yang lebih berat.

4. Mengontrol emosional Anak

Dalam penulisan puisi, terjadi proses luapan emosi yang bermanfaat kepada jiwa anak.

Bagi yang mudah marah, bisa mencurahkannya melalui puisi, tidak dengan tindakan amarah yang menakutkan.

Dengan begitu anak juga belajar mengungkapkan isi hatinya melalui tulisan.

Hal ini juga mengajarkan untuk berani mengutarakan pendapat sejak kecil dengan cara yang bijak.

Cara Membimbing Anak Menulis Puisi

Tindakan pertama yang harus dilakukan untuk merangsang daya pikir anak anak membuat puisi adalah dengan memberikannya bahan bacaan.

Tentu jenis bacaan yang diberikan adalah puisi. Berbagai macam puisi anak yang ia baca akan berpengaruh terhadap cara pandangnya.

Hal ini juga sangat membantu memberikan pembendaharaan kata dalam memori otaknya.

Di awal-awal anak kemungkinan akan lebih banyak mencontoh puisi dari apa yang ia baca.

Namun seiring berjalannya waktu, anak didik Anda akan menghasilkan puisi dengan bahasanya sendiri.

Semakin sering Anda menyuguhkannya bacaan, maka semakin kaya kosa katanya.

Cara lain yang bisa dipilih adalah dengan memperdengarkan audio atau memperlihatkan video pembacaan puisi anak.

Video berikut bisa jadi salah satu media Anda:

Teknik ini sangat membantu terhadap anak yang karakter belajarnya lebih cepat dengan audio visual.

Jadi Anda juga semestinya memperhatikan setiap pola daya tangkap anak.

Buatlah mereka senang ketika membuat puisi, bukan malah merasa tertekan hanya karena itu merupakan salah satu materi wajib dalam kelas.

Kemudian dalam membimbing anak menulis puisi, ajaklah mereka ke ruang bebas.

Menulis puisi di dalam kelas hanya akan memberikan kejenuhan dan kebuntuan.

Agendakan belajar di luar kelas seperti di taman, di halaman sekolah, di perpustakaan, di kebun, di sawah, dan di tempat lainnya yang merangsang imajinasi mereka.

Tema yang Sering Muncul Dalam Puisi Anak

Sebagaimana telah disinggung pada sub bab sebelumnya, tema puisi anak tidak jauh dari kehidupan sehari-sehari mereka.

Berbagai ungkapan perasaan juga akan dicurahkan mereka dalam puisinya seperti orang dewasa.

Tema secara umum yang sering ditulis adalah tentang sekolah, bermain, berlibur, menceritakan binatang, tumbuhan, pemandangan alam, guru, orang tua, teman, dan lain-lain.

Banyak sekali contoh-contoh puisi anak yang tersaji dalam artikel ini.

Semoga bisa membantu Anda dalam mencari referensi. Buatlah anak didik Anda mahir berpuisi!

Freelance content writer yang suka jalan-jalan, baik di jalan sungguhan atau di jalanan yang diceritakan penulis lain melalui buku-bukunya.

Tinggalkan komentar