Rumah Adat Jawa Timur

Selain Jawa Tengah dan Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur juga memiliki rumah adat yang tak kalah menarik.

Rumah adat Jawa Timur juga memiliki rumah adat bernama Joglo layaknya rumah adat Jawa Tengah.

Hal ini wajar karena bentuk dan struktur rumah Joglo di Jawa Timur dipengaruhi oleh rumah Joglo di Jawa Tengah.

Rumah Adat Jawa Timur (Joglo), Gambar dan Penjelasannya

Namun meski begitu, masih terdapat perbedaan antara rumah adat Jawa tengah dan Jawa Timur.

Apa saja? Mari kita baca lewat penjelasan berikut ini:

Filosofi dalam Rumah Joglo Jawa Timur

rumah adat jawa timur situbondo
sumber:https://www.instagram.com/homeyfurniture_indonesia/

Sebenarnya, bisa dikatakan bahwa rumah adat Joglo Jawa Timur mendapat pengaruh dari rumah adat Joglo milik Jawa Tengah.

Rumah Joglo di Jawa Timur juga memiliki bentuk limas layaknya Joglo Jawa Tengah.

Rumah Joglo Jawa Timur memiliki bentuk atap yang menyerupai gunung.

Dalam budaya Jawa, gunung merupakan lambang suatu tingginya kedudukan.

Para dewa diyakini tinggal di gunung.

Selain itu, susunan letak ruangan dalam rumah adat Joglo juga memiliki arti keharmonisan dalam suatu hubungan keluarga dan masyarakat.

Beberapa ruangan dalam rumah adat Joglo juga tidak boleh dimasuki sembarang orang.

Hal ini memiliki nilai filosofi bahwa masyarakat Jawa harus memiliki sifat sopan santun dan andap ashor.

Dilarang mendahului sesuatu sebelum izin kepada yang punya rumah.

Ciri Khas Rumah Joglo Sebagai Rumah Adat Jawa Timur

Rumah adat Joglo Jawa Timur juga terbagi kedalam beberapa Jenis.

Semakin luas halaman suatu rumah Joglo, semakin kaya pula pemilik rumah Joglo tersebut.

Hal ini dikarenakan masyarakat zaman dahulu menggunakan kepemilikan luas tanah sebagai ukuran kekayaan.

Nah, Berikut ini Jenis-Jenis rumah adat Joglo di Jawa Timur:

Joglo Sinom

rumah adat jawa timur yaitu
sumber:https://www.instagram.com/rumahjogloantik/

Ada 36 pilar dan 4 saka guru yang dimiliki Joglo Sinom.

Desain rumah Joglo sinom tinggi dan memiliki tingkat.

Joglo sinom memiliki ukuran halaman yang paling sempit diantara semua joglo.

Joglo Pangrawit

rumah adat jawa timur adalah
sumber:https://budayajawa.id/rumah-adat-jawa-timur-joglo-pangrawit/

Rumah Joglo Pangrawit mempunyai bagian-bagian yang lebih mendetail dibandingkan Joglo Sinom.

Rumah adat ini memiliki halaman yang luas dengan banyak jumlah pilar.

Luas halaman rumah Joglo Pangrawit lebih lebar daripada Joglo Sinom.

Jumah pilar yang ada juga lebih banyak daripada rumah Joglo Sinom.

Persebaran pilar-pilar ini ada disetiap sudut rumah Joglo Pangrawit.

Joglo Hageng

rumah adat jawa timur asli
sumber:https://budayajawa.id/rumah-adat-jawa-timur-joglo-hageng/

Rumah Joglo Hageng sendiri memiliki ukuran halaman dan pilar yang lebih luas dan lebih banyak dibanding kedua Joglo sebelumnya yaitu Joglo Pangrawit dan Joglo Sinom.

Akan tetapi, ukuran ruangan lebih pendek dan atap yang ada lebih tumpul. Rumah Joglo Hageng dimiliki oleh orang-orang kalangan berada di Jawa Timur.

Keunikan Rumah Adat Jawa Timur Dilihat Dari Pembagian Ruangannya

Rumah Joglo Jawa Timur juga memiliki pembagian ruangan layaknya Rumah Joglo Jawa Tengah.

Namun, bahan pembuatan Rumah Joglo Jawa Timur lebih mahal yaitu menggunakan kayu jati.

Justru meski bahan yang digunakan mahal, namun kayu jati bisa membuat sebuah rumah lebih kokoh.

Berikut ini pembagian ruangan dalam sebuah rumah Joglo di Jawa Timur:

1. Pendopo Yang Megah

rumah adat dari jawa timur adalah
sumber:https://www.instagram.com/bangungarisstudio/

Seperti Rumah Joglo pada umumnya, Rumah Joglo Jawa Timur juga memiliki ruangan bernama pendopo.

Letak pendopo ini terpisah dari bagian ruangan yang lainnya. Ketika tamu berkunjung, pendopo menjadi tempat untuk menerima dan menghormati tamu.

Selain menerima tamu, pendopo juga bisa digunakan sebagai tempat untuk menggelar musyawaroh antara masyarakat ketika ada suatu masalah atau hajatan besar maupun kecil.

2. Pringgitan Sebagai Lorong Masuk

nama rumah adat provinsi jawa timur adalah
sumber:https://www.flickr.com/photos/ariaman/8460118431

Pringgitan adalah bagian rumah Joglo yang berada tepat diantara pendopo dan omah jero / rumah dalam.

Pingitan berfungsi sebagai jalan masuk menuju rumah yang berada di bagian dalam. Bentuk pringgitan mirip serambi namun memiliki bentuk tiga persegi.

Pertunjukan wayang sering diadakan di bagian pringgitan ini.

Pada zaman dahulu, budaya wayang menjadi suatu hiburan bagi masyarakat jawa sekaligus alat penyebaran budaya Islam oleh Walisongo.

3. Emperan Sebagai Teras Untuk Bersantai

rumah adat jawa timur joglo
sumber:https://www.instagram.com/kitarub/

Kata Emperan merupakan bahasa Jawa. Emperan sendiri memiliki arti ‘Teras’ dalam bahasa Indonesia.

Di Emperan rumah Joglo biasanya terdapat beberapa kursi dan meja.

Hal ini bertujuan agar tamu yang ingin berkunjung dan bercengkrama bisa duduk di bagian Emperan.

4. Omah Njero Yang Privatif

nama rumah adat jawa timur brainly
sumber:https://www.instagram.com/antonius_wily_soedjatmiko/

Kata ‘Omah Jero’ sendiri juga merupakan bahasa jawa. Omah berarti rumah. Sementara Jero berarti dalam.

Omah jero, seperti namanya, terletak dibagian ruangan khusus untuk bersantai keluarga.

Rumah Jero memiliki sifat yang tak begitu terbuka sehingga khusus untuk orang-orang tertentu saja.

Hanya beberapa orang tertentu yang boleh masuk ke dalam rumah njero ini.

5. Senthong Kiwa Sebagai Wilayah Ruangan Sebelah Kiri

cari rumah adat jawa timur
sumber:https://www.instagram.com/edhisambada/

Senthong memiliki arti kamar. Sementara Kiwa memiliki arti kiri.

Secara istilah, Shintong Kiwa berarti ruangan yang berada di sebelah kiri.

Shintong Kiwa sendiri lebih sering digunakan sebagai ruangan pribadi sehingga fungsinya lebih kepada kamar tidur, gudang, atau tempat menyimpan makanan.

Senthong Kiwa dipakai untuk istirahat orang yang lebih tua atau kerabat yang sudah sepuh.

Sinthong Kiwa kebanyakan terhubung dengan ruang belakang dan terpisah dengan dapur.

6. Senthong Tengah Sebagai Wilayah Sakral

rumah adat jawa timur.com
sumber:https://www.instagram.com/teamsaputra/

Bila Senthong Kiwa digunakan sebagai wilayah kiri ruangan, maka Senthong Tengah terletak di tengah bagian rumah Joglo.

Senthong Tengah digunakan untuk menyimpan benda-benda yang berharga seperti keris, uang, maupun emas.

Maka dari itu tidak mengherankan bila Senthong Tengah disebut sebagai wilayah yang sakral.

Ruangan ini memiliki penerangan yang baik yang bertujuan agar benda-benda yang berharga bisa lebih mudah diawasi.

Selain itu, ada kemungkinan maling akan takut masuk ke ruangan yang terang karena lebih mudah terlihat.

7. Senthong Tengen Sebagai Wilayah Ruangan Sebelah Kanan

cara membuat rumah adat jawa timur dari stik
sumber:https://www.instagram.com/gracedeviona/

Senthong tengen sendiri berada di sebelah kanan wilayah rumah Joglo. Tidak ada perbedaan yang jauh antara Senthong Tengen dengan Senthong Kiwa.

Senthong tengen juga memiliki ruangan yang sama dengan Senthong Kiwa. Wilayah ini juga memiliki beberapa ruangan yang berfungsi sebagai tempat istirahat seperti kamar.

Terdapat pula tempat menyimpan makanan seperti gudang.

8. Gandhok Sebagai Gudang

Gandhok memiliki arti gudang. Ruangan ini juga memiliki dua bagian yaitu bagian kanan yang bernama Gandhok Tengen dan ruangan di sebelah kiri yang bernama Gandhok Kiwo.

Kedua Gandhok ini tersebar di belakang rumah. Masyarakat Jawa Timur pada zaman dahulu menyimpan beras di dalam Gandhok.

Itulah tadi beberapa bagian mengenai rumah Joglo di Jawa Timur. Secara keseluruhan, rumah Joglo Jawa timur tidak berbeda jauh dengan Rumah Joglo Jawa Tengah.

Akan tetapi, secara filosofis, beberapa bagian rumah Joglo Jawa Timur memiliki perbedaan dengan rumah Joglo Jawa Tengah.

Anda bisa coba mengunjungi rumah Joglo di Jawa Timur maupun Jawa Tengah secara langsung untuk mengetahui perbedaan antara kedua jenis rumah Joglo di dua provinsi tersebut.

Selalu jaga warisan budaya Indonesia ya sobat!.