Rumah Adat Sulawesi Barat

Indonesia sangat kaya akan peninggalan budaya oleh berbagai macam suku yang pernah menempati setiap provinsi di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah rumah adat yang terdapat di Sulawesi Barat.

Rumah adat Sulawesi Barat terbilang cukup unik karena memiliki beberapa hal yang tidak dimiliki oleh rumah adat di Indonesia lainnya.

Sulawesi Barat juga merupakan provinsi yang masih baru, tetapi bukan berarti budaya yang ada di provinsi ini ketinggalan zaman.

Bahkan, budanyanya dapat terbilang sudah berkembang dengan sangat pesat.

Salah satu perkembangannya dapat disimak melalui artikel mengenai rumah adat Sulawesi Barat berikut ini.

Rumah Adat Sulawesi Barat

Apa aja rumah adat yang ada di Sulawesi Barat?

Rumah Adat Boyang

rumah adat sulawesi barat brainly
Sumber: Elizato

Di Sulawesi Barat, penduduknya terdiri dari beragam suku, salah satunya adalah suku Mandar.

Suku Mandar ini tinggal di sebuah rumah yang sekarang dikenal dengan nama rumah adat Boyang.

Rumah adat Sulawesi Barat yang satu ini merupakan rumah dengan tipe panggung, seperti sebagian besar rumah adat yang terdapat di Indonesia.

Adapaun atap rumahnya berbentuk prisma yang memanjang dari depan hingga belakang rumah.

Atapnya terbuat dari material yang dapat ditemukan di alam, yaitu daun rumbia.

Terdapat beberapa ruangan di dalam rumah adat Boyang, penjelasan selengkapnya dapat dibaca pada pembahasan selanjutnya.

Pembagian Ruangan Rumah Adat Boyang

rumah adat sulawesi barat dan keunikannya
Sumber: Rumah Adat Indonesia
rumah adat sulawesi barat wikipedia
Sumber: GPS Wisata Indonesia

1. Samboyang

Bagian paling depan rumah adat Boyang dinamakan dengan samboyang.

Ukuran samboyang sengaja dibuat luas agar dapat digunakan sebagai tempat untuk menyambut tamu yang berkunjung ke rumah ini.

Ruangan depan ini juga dipakai oleh para pria sebagai ruang tamu jika sedang dilangsungkannya acara adat.

2. Tangnga Boyang

Kalau ruangan bagian tengah dinamakan dengan tangnga boyang.

Ruangan ini terletak persis di sebelah ruang samboyang serta memiliki ukuran yang lebih luas dibandingkan dengan samboyang.

Alasan tangnga boyang ini memiliki ukuran yang sangat luas adalah agar seluruh penghuni rumah dapat melakukan aktivitas bersama pada malam hari.

3. Bui Boyang

Bagian depan dan tengah rumah sudah, sekarang saatnya intip ruangan di bagian belakang rumah adat Boyang yang namanya bui boyang.

Pada ruangan ini, terdapat beberapa kamar yang memiliki fungsi seperti kamar tidur pada umumnya, yaitu sebagai tempat beristirahatnya penghuni rumah.

Pembagian kamar pada rumah adat Boyang terdiri dari kamar untuk anak bujang, kamar untuk anak gadis, kamar untuk kakek, kamar untuk nenek, dan ada juga ruangan khusus yang digunakan sebagai kamar untuk kepala rumah tangga.

Setiap kamar juga memiliki ukuran yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya sesuai dengan siapa yang menghuni kamar tersebut.

4. Tapang

Pada umumnya, setiap rumah membutuhkan sebuah ruangan tempat menyimpan barang-barang yang sedang tidak dipakai atau sudah tidak dipakai lagi.

Dengan kata lain, ruangan tersebut adaah gudang penyimpanan barang.

Rumah adat Boyang adalah salah satu rumah yang memiliki loteng rumah untuk menyimpan barang dan memiliki nama tapang.

Sebelum hanya digunakan sebagai gudang, zaman dahulu tapang digunakan sebagai kamar calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan.

Letak loteng yang tersembunyi dan dihuni oleh calon pengantin memiliki makna tersendiri, yaitu calon pengantin harus benar-benar menjaga kesuciannya sebelum menikah secara sah.

5. Paceko

Di mana para anggota keluarga akan masak dan menyiapkan makanan? Tentu saja dapur!

Dapur atau paceko dalam istilah Sulawesi Barat adalah ruangan yang keberadaannya menyilang dengan dengan bangunan utama rumah adat Boyang.

Di ruangan inilah makanan akan dimasak dan cadangan makanan dan bahan pangan lainnya disimpan.

Ada ruangan lain yang menumpang dengan ruangan dapur ini, yaitu pattetemenagang atau kamar mandi.

6. Lego-lego

Tidak lengkap rasanya sebuah rumah tanpa memiliki ruangan untuk bersantai dengan keluarga.

Pada rumah adat Boyang, teras rumahnya dikenal dengan nama lego-lego.

Ruangan ini memiliki atap tetapi tidak memiliki dinding, sehingga dapat dikatakan bahwa bentuk ruangannya seperti sebuah beranda.

Lego-lego kerap digunakan para penghuni rumah untuk bersantai pada sore hari.

7. Naong Boyang

Satu lagi ruangan yang terdapat pada rumah adat yang satu ini, yaitu naong boyang atau lebih dikenal dengan istilah kolong rumah.

Kolong rumah terlatak di bagian bawah lantai rumah dan beralaskan tanah.

Ada macam-macam fungsi dari ruangan yang disebut naong boyang ini, salah satunya adalah sebagai kandang untuk menyimpan hewan ternak atau peliharaan.

Tetapi, ada juga yang memanfaatkan ruangan ini sebagai tempat untuk manette atau menenun kain sarung.

Aktivitas ini biasanya dilakukan oleh perempuan di Sulawesi Barat untuk mengisi waktu luangnya.

Jenis Rumah Adat Boyang

1. Boyang Adaq

rumah adat sulawesi barat tongkonan
Sumber: Kalimat.id

Ternyata, berbeda status sosial maka berbeda pula jenis tumah adat Boyang yang dapat dimiliki.

Rumah adat Boyang Adaq ini hanya boleh ditinggali oleh kalangan bangsawan berserta keturunannya.

Pada rumah adat jenis ini, kita bisa melihat ornamen Tumbag Layar yang disusun mulai dari 3 sampai 7 susunan.

Banyak susunan ini menunjukkan semakin tinggi pula derajat pemilik rumah dalam sebuah jabatan bangsawan.

2. Boyang Beasa

rumah adat sulawesi barat beserta penjelasannya
Sumber: Holobis.net

Sudah dapat ditebak bahwa jenis rumah Boyang yang satu ini dihuni oleh masyarakat biasa suku Mandar di Sulawesi Barat.

Pada rumah ini juga terdapat ornamen Tumbag Layar, namun tidak tersusun rapi dan tidak sebanyak susunan Tumbag Layar di rumah Boyang Adaq.

Melalui susunan dan jumlah Tumbag Layar pada rumah dapat terlihat siapa sang pemilik rumah.

Keunikan dan Filosofi Rumah Adat Boyang

contoh rumah adat sulawesi barat
Sumber: Pewarta Nusantara

Dalam membangun rumah adat Boyang, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

Pertama adalah rumah harus dibangun menghadap timur atau arah terbitnya matahari karena hal tersebut merupakan simbol keharmonisan dan keselarasan dalam kehidupan.

Rumah adat Boyang adalah rumah dengan tipe rumah panggung dan menggunakan balok yang besar sebagai tiang penyangga rumah.

Seperti yang sudah dipaparkan di atas, atap dari rumah adat yang satu ini berbentuk prisma yang memanjang dari depan hingga belakang rumah dan atapnya menutupi seluruh bagian rumah.

Tangga di rumah ini terletak di bagian depan dan bagian belakang rumah dan dilengkapi dengan pegangan tangan di kedua sisinya.

Jumlah anak tangga yang dimiliki rumah ini harus selalu berjumlah ganjil, yang terdiri dari 7 hingga 13 anak tangga.

Untuk menunjukkan ciri khas dari rumah adat ini, pada rumah adat Boyang dihiasi berbagai macam ornamen seperti pada bagian atap, dinding tangga, plafon, dan bagian rumah lainnya.

Tentu saja ornamen pada rumah adat Boyang tidak hanya dijadikan sebagai hiasan rumah.

Adanya ornamen pada setiap sisi rumah tersebut memiliki nilai-nilai filosofis dan diyakini sebagai indentitas sosial suku Mandar yang menghuni Sulawesi Barat.

Itulah penjelasan lengkap mengenai rumah adat Boyang di Sulawesi Barat.

Semoga setelah membaca artikel ini, kita semua dapat berupaya untuk turut serta dalam menjaga warisan budaya di Indonesia, salah satunya rumah adat.