Sholat Dhuha

Pagi hari biasanya merupakan waktu yang sibuk untuk menyiapkan berbagai hal.

Mulai dari persiapan berangkat bekerja atau sekolah, bermacet-macet di jalan, mengantri di stasiun atau terminal, atau bahkan mengerjakan deadline tugas yang belum selesai.

Berbagai kesibukan tersebut kadang membuat kita lupa bahwa terdapat suatu amalan ibadah yang dapat dikerjakan.

Amalan ini adalah sholat Dhuha.

Seberapa penting menunaikan ibadah ini di sela-sela kesibukan Anda?

Apakah benar amalan di pagi hari ini dapat memperlancar rezeki?

Kemudian bagaimana cara menunaikan amalan ibadah ini?

Simak artikel ini untuk menemukan jawaban-jawaban menakjubkan mengenai sholat Dhuha.

sholat dhuha dari jam berapa
Sumber: i.pinimg.com

Amalan ibadah dalam agama Islam dibagi menjadi dua, yaitu fardhu (ibadah yang wajib dikerjakan) dan sunnah (ibadah yang tidak wajib dikerjakan).

Sholat Dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang artinya tidak wajib dilaksanakan, tetapi apabila dipraktikan akan mendapat pahala dan berbagai manfaatnya.

Sholat sunnah ini biasa dilakukan pada pagi hari dan memiliki banyak keutamaan.

Doa Sholat Dhuha (Lengkap dengan Artinya)

sholat dhuha yang benar
Sumber: instagram.com: @shoul_boy

Selepas melaksanakan sholat dianjurkan untuk selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT, meskipun hakikatnya sholat sendiri itu merupakan doa.

Sama halnya dengan sholat seperti biasanya.

Dianjurkan pula untuk berdoa selepas sholat Dhuha selesai.

Sebelum berdoa ada baiknya melakukan dzikir kepada Allah SWT.

Lafadz yang bisa dilafalkan di antaranya tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dan istighfar.

Setelah selesai dengan berdzikir, doa setelah sholat Dhuha berikut dianjurkan untuk dipanjatkan pada Allah SWT:

Doa yang Biasa Dipanjatkan setelah Sholat Dhuha
Sumber: wawanislam.com

Dibaca:

“Allahumma innadh Dhuha-a Dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqi fis samma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita ‘ibadikash shalihin.”

Arti doa tersebut dalam Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran Dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih”.

Namun, perlu Anda ingat bahwa doa selepas sholat ini tidak dibatasi hanya memakai doa seperti di atas saja.

Anda juga dapat berdoa mengenai hal-hal lainnya, misalnya mengenai kesehatan, rezeki, jodoh, dan berbagai hal baik lainnya.

Waktu Sholat Dhuha

sholat dhuha adalah
Sumber: shopify.com

Anda dapat mendirikan amalan ini ketika matahari mulai naik setinggi 7 hasta.

Namun, berdasarkan berbagai sumber lebih baik sholat Dhuha diakhirwaktukan sampai matahari mulai terasa panas.

Hal tersebut dikuatkan berdasarkan hadits yang diriwayatkan salah seorang sahabat nabi Muhammad SAW:

“Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah ketika anak unta mencari tempat yang teduh.” (HR. Muslim 748).

Jika kita jabarkan, waktu sholat Dhuha di Indonesia dapat dimulai pada sekitar pukul 8 pagi di mana matahari naik dari peraduannya setinggi tombak.

Amalan ibadah ini tidak bisa dilakukan sepanjang hari.

Batas waktu Dhuha terjadi ketika mendekati masuknya waktu dzuhur, tepatnya sekitar 15 menit sebelum adzan dzuhur berkumandang.

Selain itu, Imam Nawawi yang menganut mahzab Safi’iyah juga menambahkan bahwa waktu yang paling baik untuk mendirikan sholat Dhuha yaitu pada saat matahari sudah mulai terasa panas.

Kemudian tutur beliau waktu dhuha dimulai sejak matahari sudah terbit dan berakhir sampai menjelang matahari tergelincir (akan masuk waktu dzuhur).

Jadi apabila Anda adalah seorang pelajar atau mahasiswa, sebelum pergi ke sekolah atau ke kampus Anda dapat mendirikan sholat penuh manfaat ini terlebih dahulu.

Apabila bekerja di kantor, Anda dapat menyempatkan waktu sekitar 15 menit saja untuk mendirikan sholat Dhuha di mushola atau mesjid dekat kantor Anda.

Dengan mendirikan sholat yang banyak memiliki keutamaan ini, tentunya Anda akan lebih tenang dalam menjalani hari.

Tata Cara Sholat Dhuha

sholat dhuha ada berapa
Sumber: pexels.com

Kita akan membahas terlebih dahulu jumlah rakaat pada sholat Dhuha sebelum membahas lebih dalam mengenai tata cara melaksanakannya.

Shalat sunnah Dhuha dapat ditunaikan dengan minimal 2 rakaat dan maksimal sebanyak 12 rakaat.

Hal yang perlu diperhatikan adalah meskipun sholat sebanyak 12 rakaat, Anda harus menutup dengan salam di setiap 2 rakaatnya.

Jumlah rakaat yang dianjurkan adalah sebanyak 4 rakaat saja.

Hal ini juga disebutkan dalam hadits qudsyi, di mana Alla SWT berfirman:

“Wahai anak adam rukuklah untuk-Ku sebanyak 4 rakaat di awal pagi maka akan Aku penuhi pada hari itu.”

Maksud dari kata “penuhi” pada firman tersebut adalah Allah SWT akan mencukupi setiap kebutuhan orang yang melakukan amalan ini.

Selain itu, sholat Dhuha yang didirikan pun dihitung sebagai sedekah di hadapan Allah SWT.

Sehingga bagi Anda yang khawatir atau was-was dengan kehidupan dunia, Anda dapat melakukan 4 rakaat atau lebih sholat sunnah ini secara rutin di setiap paginya.

Setelah kita membahas mengenai jumlah rakaat shalat sunnah Dhuha, selanjutnya kita akan membahas mengenai tata cara mendirikannya.

Sholat Dhuha pelaksanaannya sama dengan sholat sunnah pada umumnya, tetapi berbeda dalam hal niat dan bacaan surah alquran yang dianjurkan dalam rakaat pertama dan rakaat keduanya, berikut uraiannya:

  • Berniat di dalam hati untuk melaksanakan sholat sunnah Dhuha, penjelasan mengenai niat sholat sunnah Dhuha ini akan kita bahas lebih lanjut pada bagian selanjutnya
  • Setelah membaca niat lalu dilanjutkan dengan membaca takbir (Allahu Akbar)
  • Membaca doa Iftitah
  • Membaca surat al Fatihah
  • Membaca satu surat di dalam Alquran. Biasanya disarankan rakaat pertama membaca surat Asy-Syam dan rakaat kedua surat Ad-Dhuha.

Dalam sumber lain, jika kondisinya belum hafal dengan kedua surat tersebut Anda dapat menggantinya dengan surat-surat berikut (Al-waqiah, Al-Kafirun, Surah Quraisy dan Surah Al-Ikhlas).

  • Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
  • I’tidal dan membaca bacaannya
  • Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
  • Duduk di antara dua sujud dan membaca bacaanya
  • Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
  • Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara di atas, kemudian tasyahhud akhir setelah selesai maka diakhiri dengan membaca salam dua kali.

Setelah selesai, Anda dapat berdzikir dan berdoa sesuai dengan doa setelah sholat Dhuha yang telah dibahas di awal artikel.

Bahasan selanjutnya kita akan membahas mengenai niat dalam dalam melakukan sholat penuh manfaat ini.

Niat Sholat Dhuha

niat sholat dhuha latin
Sumber: flickr.com

Niat merupakan salah satu rukun sholat, artinya niat dalam sholat tidak boleh terlewat.

Berikut ini adalah bacaan niat untuk sholat sunnah Dhuha:

“Usholli sunnatan dhuha rak ‘ataini mustaqbilal qiblati ada al lillaahi ta’aala”

Yang artinya:

“Aku niat sholat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah SWT”.

Lalu dilanjutkan dengan Takbir (Allahu Akbar).

Selanjutnya tata cara sholat dilakukan sesuai dengan tata cara yang telah dijelaskan sebelumnya.

Bacaan Sholat Dhuha

bacaan sholat dhuha lengkap latin
Sumber: pexels.com

Sholat Dhuha diawali dengan membaca niat seperti di atas.

Lalu dilanjutkan dengan takbiratul ikram dengan mengucap takbir sambil mengangkat kedua tangan hingga sejajar telinga untuk laki-laki dan sejajar dada untuk perempuan.

Layaknya sholat fardhu dan sholat sunnah lainnya, sholat Dhuha pun diawali dengan membaca doa iftitah.

Berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, doa iftitah ini merupakan doa yang biasanya dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat menunaikkan ibadah shalat wajib.

“Allahumma baa’id bainii wabaina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wa maghribi, allahumma naqinii min khathaayaaya kamaa yunaqats tsaubul abyadhu minad danas. Allahummaghsilnii min khathaayaaya bil maa’i wats tsalji.”

Artinya:

Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana engkau menjauhkan antara timur dan barat.

Ya Allah, bersihkanlah aku dan kesalahan kesalahanku, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran.

Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air dan air es.

Walaupun doa iftitah ini beragam, namun contoh tersebut merupakan salah satu contoh doa iftitah yang shahih diriwayatkan oleh Imam bukhari.

Setelah membaca doa Iftitah dilanjutkan dengan membaca bacaan surat Al-Fatihah, berikut bacaannya:

Bismillahir rahmanir Rahim

Alhamdu lillahi rabbil ’aalamiin

Arrahmaanir rahiim

Maaliki yaumid diin

Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin

Ihdinash shiraathal mustaqiim

Shirathal ladziina an’amta a’alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim wa ladhollin

Setelah membaca Al Fatihah pada rakaat pertama, Anda dapat melanjutkan dengan membaca surat Asy-Syam.

Selanjutnya Anda dapat melakukan gerakan rukuk dengan bacaan yang sama dengan sholat fardhu.

Bacaan rukuk:

“Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih” sebanyak 3 kali.

Setelah rukuk, dilanjutkan dengan i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kembali, dan akhirnya berdiri kembali untuk memasuki rakaat kedua.

Bacaan i’tidal:

“Sami’allaahu liman hamidah. Robbanaa lakal hamdu mil us samaawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi’ta min syain ba’du.”

Bacaan sujud:

“Subhaana robbiyal a’laa wabihamdih” sebanyak 3 kali.

Bacaan duduk di antara dua sujud:

“Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii”

Di rakaat yang kedua setelah membaca surat Al-Fatihah, Anda dianjurkan untuk membaca surat pendek Ad-Dhuha.

Setelah selesai membaca surat pendek, selanjutnya gerakan-gerakan rakaat kedua ini sama dengan rakaat pertama hanya saja diakhiri dengan tasyahhud akhir dan salam.

Bacaan tasyahhud akhir:

“At-tahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullaahi wa barokaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahish sholihiin. Asy-hadu allaaa ilaaha illallaah wa asy-hadu anna Muhammadarrosuulullaah. Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad,wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa shollaita ‘alaa sayyidinaa Ibroohiim, wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibroohiim. Wabaarik ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa Baarokta ‘alaa sayyidinaa Ibroohiim, wa’alaa aali sayyidinaa Ibroohiim. Fil ‘aalamiina innaka hamiidummajiid.”

Pada dasarnya bacaan sholat sunnah Dhuha sama dengan shalat fardhu pada umumnya, hanya saja pada bagian niat dan bacaan surat pendeknya berbeda, yaitu pada rakaat pertama dianjurkan membaca surat Asy-Syam dan rakaat kedua membaca surat Ad-Dhuha.

Keutamaan dan Manfaat Sholat Dhuha

Amalan ini dikenal sebagai sholat yang memiliki keutamaan dapat memberi manfaat mendatangkan rezeki pada orang-orang yang rutin mengerjakannya.

Berikut beberapa keutamaan dari sholat Dhuha yang perlu Anda ketahui:

1. Empat Rakaat Sholat Dhuha Membawa Kecukupan bagi yang Mengerjakannya

keutamaan manfaat dan rahasia sholat dhuha
Sumber: staticflickr.com

Keutamaan yang pertama adalah akan dicukupkannya rezeki sepanjang hari.

Hal ini berdasarkan sabda nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ahmad:

“Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad).

Sudah jelaslah Allah SWT akan menjamin kecukupan rezeki apabila Anda mendirikan sholat sunnah ini.

Hal ini tentunya akan membuat Anda tenang dalam menjalani hari.

2. Wasiat Khusus dari Rasulullah

manfaat sholat dhuha 4 rakaat
Sumber: pixabay.com

Keutamaan kedua adalah sholat Dhuha diwasiatkan Rasulullah SAW kepada Abu Hurairah untuk menjadi amal harian yang selalu dikerjakan.

Berdasarkan hadits shahih, Rasulullah SAW mewasiatkan tiga hal pada Abu Hurairah:

“Yang pertama berpuasa tiga hari setiap bulannya, yang kedua melaksanakan shalat Dhuha dua rakaat, dan yang terakhir shalat witir sebelum tidur.”

Sudah jelaslah amalam di pagi hari ini lebih baik kita dirikan untuk mendapatkan berbagai keutamaannya.

3. Shalat Awwabin

manfaat sholat dhuha 12 rakaat
Sumber: pixabay.com

Sholat Dhuha termasuk dalam sholat awwabin yang artinya adalah sholat yang dilakukan oleh orang-orang yang taat.

Merutinkan amalan ibadah ini menjadikan Anda seseorang dicatat sebagai orang-orang yang taat.

Orang-orang yang taat ini akan selalu menyempatkan mendirikan sholat di pagi hari, meskipun dalam keadaan lapang maupun sibuk.

Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah.

“Kekasihku (Muhammad) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya: agar aku tidak tidur kecuali setelah melakukan shalat witir, agar aku tidak meninggalkan dua rakaat shalat Dhuha karena ia adalah shalat awwabin serta agar aku berpuasa tiga hari setiap bulan” (HR. Ibnu Khuzaimah).

4. Mengerjakan Dua Rakaat Shalat Sunnah Dhuha Senilai dengan 360 Sedekah

manfaat sholat dhuha per rakaat
Sumber: ydsf.org

Mengapa dikatakan sholat sunnah Dhuha dapat bernilai sedekah?

Berikut adalah penjelasannya, Anda dapat memahami dari hadits riwayat Muslim berikut:

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat Dhuha dua rakaat.”

Jelaslah sudah dengan mengerjakan shalat sunnah Dhuha, kita sudah menunaikan kewajiban ruas-ruas anggota badan kita untuk bersedekah pada Sang Pencipta.

Coba Anda bayangkan apabila sholat sunnah Dhuha ini tidak pernah ada, bagaimana kita dapat menunaikan kewajiban ruas-ruas anggota badan kita?

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menganugerahkan limpahan rezeki dan kemudahan pada hamba-Nya.

5. Mendapatkan Keuntungan yang Banyak

keutamaan shalat dhuha adalah
Sumber: squarespace.com

Keutamaan selanjutnya mengerjakan sholat sunnah Dhuha adalah mendapatkan keuntungan yang banyak atau melimpah.

Dalam bahasa Arab, keuntungan disebutkan dengan istilah “Ghanimah”.

Penjelasan mengenai ghanimah atau keuntungan yang banyak ini dapat kita lihat dalam hadits riwayat Tirmizi dan Ahmad yang berbunyi:

“Barangsiapa berwudhu kemudian pergi pada waktu pagi ke masjid untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka hal itu adalah peperangan yang paling dekat, ghanimah yang paling banyak, dan kembalinya lebih cepat”.

6. Berpahala Umrah

keutamaan sholat dhuha dalam al quran
Sumber: kompasiana.com

Keutamaan yang terakhir dalam mengerjakan sholat Dhuha adalah akan mendapatkan pahala.

Namun pahala yang dimaksudkan di sini adalah pahala yang setara dengan pahala orang yang mengerjakan ibadah umrah.

Sungguh besar bukan?

Keutamaan ini dapat kita tinjau dari isi salah satu hadits dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan umrah. (Shahih al-Targhib : 673)”

Selain keutamaan melaksanakan shalat sunnah Dhuha, ada juga manfaat yang akan Anda rasakan ketika mengerjakan sholat Dhuha.

Secara medis, manfaat yang akan Anda rasakan setelah menunaikan sholat sunnah Dhuha adalah sebagai berikut:

Mengutip dari salah seorang Dokter bernama Ebrahim Kazim yang menyebutkan manfaat melakukan sholat secara umum, ia mengungkapkan bahwa gerakan teratur dari shalat dapat menguatkan otot berserta tendonnya, sendi, serta berefek luar biasa terhadap sistem kardiovaskular.

Zat-zat seperti enkefalin dan endorphin pun secara fisiologis akan membuat tubuh menjadi rileks karena ketegangan pada otot-otot cenderung hilang.

Zat ini sejenis morfin, termasuk opiate.

Efek keduanya juga tidak berbeda dengan opiate lainnya.

Bedanya zat ini alami, diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga lebih bermanfaat dan terkontrol.

Jelas terangnya, tubuh akan merasa rileks karena ketegangan otot berkurang, begitu juga jika kita melakukan sholat sunnah Dhuha.

Di tengah kesibukan pekerjaan pada jam-jam sibuk pagi hari, dengan kita mengerjakan sholat Dhuha di antara kesibukan tersebut dapat memberikan ketenangan bagi otot dan menyeimbangan kembali sistem di dalam tubuh kita.

Selain manfaat secara medis yang kita rasakan, manfaat mengejakan sholat sunnah Dhuha bagi setiap muslim yang mengerjakannya dapat juga kita sebutkan seperti berikut:

Dengan mengerjakan sholat sunnah Dhuha Anda akan diperlancar urusannya oleh Allah SWT, serta dilapangkan dan dimudahkan rezekinya.

Fadhillah Sholat Dhuha

Selain itu, manfaat lain yang dirasakan adalah menghapus dosa-dosa, mendapatkan pahala sholat sunnah dan masih banyak lagi keuntungan dari mengerjakan sholat sunnah Dhuha.

Telah kita bahas mengenai keutamaan dan manfaat dari sholat sunnah Dhuha yang begitu banyaknya jika kita mau untuk melaksanakan ibadah sunnah tersebut.

Selain itu, Rasulullah SAW tidak akan mengistimewakan shalat sunnah Dhuha tanpa alasan.

Berikut akan dijelaskan beberapa fadhillah sholat sunnah Dhuha yang menjadikannya begitu istimewa di hadapan nabi Muhammad SAW.

1. Bentuk Rasa Syukur

apa keutamaan sholat dhuha
Sumber: cloudinary.com

Mendirikan amalan sunnah ini merupakan bentuk rasa syukur dari kita sebagai manusia pada Allah SWT atas nikmat sehat dan bugarnya sendi dan raga kita.

Berdasarkan Rasulullah SAW, setiap sendi di dalam tubuh kita jumlahnya ada sekitar 360 buah dan setiap harinya harus kita beri sedekah sebagai bentuk makanannya.

Sedekah terhadap sendi ini dapat ditunaikan dengan mendirikan sholat Dhuha.

Sebagai bentuk rasa syukur, sedekah juga merupakan fadhilah dari mengerjakan amalan baik ini.

Hubungan antara sedekah dan sholat sunnah Dhuha berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Daud adalah sebagai berikut:

“Dengan membersihkan kotoran yang ada di masjid atau menyingkirkan sesuatu dapat mencelakan orang lain di jalan raya orang tersebut dapat melakukannya, jika ia tak mampu maka ia dapat melaksanakan shalat sunnah Dhuha dua rakaat untuk menggantinya.” diriwayatkan dalam hadist Ahmad dan Abu Daud.

2. Wahana untuk Memperoleh Rahmat

apa keutamaan shalat dhuha 2 rakaat
Sumber: pixabay.com

Dengan mengerjakan sholat sunnah Dhuha dapat menjadi wahana pengharapan bagi manusia untuk memperoleh rahmat dan limpahan rezeki dari Allah SWT.

Rasulullah bersabda:

Wahai anak Adam, jagan sekali-kali engkau malas melakukan shalat empat rakaat pada pagi hari, yaitu shalat Dhuha niscaya akan kucukupi kebutuhanmu hingga sore harinya.

Selain itu, dengan melaksanakan shalat sunnah Dhuha, Anda akan merasa optimis dalam menjalani hari-hari karena Allah akan selalu menemani Anda dalam menjalani kehidupan sepanjang hari.

3. Mendapatkan Perlindungan

manfaat sholat dhuha bagi kecantikan
Sumber: amaliah-media.imgix.net

Fadhilah yang ketiga adalah mendapatkan perlindungan dalam menangkal siksa api neraka di hari pembalasan kelak.

Dalam hadits Riwayat Baihaqi disebutkan bahwa, Rasulullah menegaskan:

”Barangsiapa melakukan shalat fajar kemudian ia tetap duduk di tempat sholatnya sambil berdzikir hingga matahari terbit dan kemudian ia melaksanakan shalat sunnah Dhuha sebanyak dua rakaat, niscaya Allah SWT akan mengharamkan api neraka untuk menyentuh dan membakar tubuhnya.”

4. Salah Satu Cara Membuka Pintu Surga

manfaat sholat dhuha bagi kehidupan
Sumber: images.unsplash.com

Bagi orang yang senantiasa membiasakan diri untuk mengerjakan shalat sunnah Dhuha ia akan diganjar dengan balasan surga oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Di dalam surga terdapat pintu yang bernama Bab Adh Dhuha (Pintu Dhuha) dan pada hari kiamat nanti ada yang akan memanggilnya. Di mana orang yang senantiasa mengerjakan shalat Dhuha? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah”.

5. Membuka Pintu Rezeki

ceramah manfaat sholat dhuha
Sumber: whereistara.com

Fadhillah kelima dari sholat sunnah ini adalah dibukakannya pintu rezeki dan dicukupkan kebutuhan hidupnya.

Bagi Anda yang gemar dalam melaksanakan shalat sunnah Dhuha dan ikhlas karena Allah SWT akan tercukupi baginya rezeki dari Allah SWT.

Begitu banyak fadhillah sholat dhuha serta keutamaan dan manfaat bagi orang-orang yang mengerjakannya.

Mulailah menyempatkan waktu untuk mendirikan amalan ini dan Anda dapat merasakan berbagai manfaatnya, baik manfaat yang langsung dirasakan atau tidak langsung Anda rasakan.

Untuk mengakhiri artikel ini, berikut ada sebuah kisah dari pasukan perang Rasulullah yang sukses dan berhasil dalam memenangkan peperangan.

Kisah Pasukan Perang Rasulullah dan Shalat Dhuha

sholat dhuha gambar
Sumber: shopify.com

Kisah ini diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Abdullah bin Amr bin Ash.

Dalam kejadian itu, Rasulullah SAW mengirimkan pasukan perang dan pasukan tersebut mendapat harta rampasan perang yang banyak dan cepat kembali dari medan perang.

Orang-orang pun ramai memperbincangkan kenapa perang tersebut cepat selesai dan banyaknya harta rampasan.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda:

“Maukah aku tunjukkan padamu sesuatu yang lebih cepat dari selesainya perang, lebih banyak memperoleh harta rampasan dan cepatnya kembali dari medan perang tersebut? Yaitu orang yang berwudhu lalu ia menuju masjid untuk mengerjakan sholat sunnah Dhuha. Dialah yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak memperoleh harta rampasan dan lebih cepat kembalinya.” (H.R Ahmad).

Hikmah dari cerita tersebut yang dapat kita petik adalah bahwa Allah akan memberikan kemenangan dan mencukupkan rezeki bagi hamba-hamba Nya yang mengerjakan shalat sunnah Dhuha, layaknya pasukan yang hendak berperang lalu meraka menunaikan sholat Dhuha, mereka lebih dahulu memperoleh kemenangan dan mendapatkan apa yang meraka inginkan atas izin Allah SWT.

Dengan begitu banyaknya keutamaan, manfaat dan fadhillah dari shalat Dhuha salah satunya pembuka pintu rezeki dan menjadi pembuka kemenangan layaknya pasukan perang Rasulullah maka sudah sepatutnya kita dapat menunaikan ibadah sunnah ini pada waktunya sehingga dapat menjadi ladang pahala bagi kita di hadapan Allah SWT.

Leave a Comment